KKN-T 98 Undip Dorong Branding dan Pemasaran Produk Olahan Ikan Kauman Kidul

  • 21 Agt 2026 08:33 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Salatiga - Kelompok Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Tim 98 Universitas Diponegoro (Undip) memberikan edukasi mengenai branding dan produk olahan ikan kepada ibu-ibu PKK RW 03 di Kelurahan Kauman Kidul, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga. Kegiatan ini merupakan bagian dari program multidisiplin yang melibatkan mahasiswa dari berbagai jurusan untuk mengangkat potensi perikanan di Kelurahan Kauman Kidul, khususnya ikan lele.

Sebelumnya, peserta telah memperoleh edukasi mengenai pembuatan dan pengolahan produk diversifikasi berbahan dasar ikan. Tahap selanjutnya diarahkan pada bagaimana produk tersebut dapat memiliki identitas dan dikenal oleh konsumen.

Branding dan pemasaran menjadi bagian yang tidak kalah penting dalam pengembangan produk. Produk yang telah dibuat perlu memiliki identitas yang kuat agar mudah dikenali, sekaligus strategi pemasaran yang tepat agar dapat menjangkau pasar yang lebih luas.

Penanggung jawab bagian branding dan pemasaran, Vania Wardani, menjelaskan bahwa edukasi diberikan untuk membantu peserta memahami cara membangun identitas produk sekaligus memperkenalkannya kepada calon konsumen.

“Produk yang sudah dibuat dengan baik belum tentu langsung dikenal konsumen. Karena itu, dalam edukasi ini ditekankan pentingnya membangun identitas produk, mulai dari nama, logo, hingga kemasan. Setelah itu, produk juga perlu diperkenalkan melalui strategi pemasaran yang sesuai, seperti pemanfaatan media sosial dan konten yang menarik. Dengan begitu, produk tidak hanya memiliki kualitas yang baik, tetapi juga lebih mudah dikenal dan dipercaya konsumen,” jelas Vania.

Dalam materi branding, mahasiswa memperkenalkan unsur-unsur yang dapat membangun identitas produk, mulai dari nama, logo, kemasan, hingga informasi yang ditampilkan kepada konsumen. Peserta juga diberikan pemahaman bahwa branding tidak hanya berkaitan dengan tampilan produk, tetapi bagaimana sebuah produk dapat memiliki karakter dan lebih mudah diingat.

Edukasi kemudian dilanjutkan dengan strategi pemasaran, khususnya melalui pemanfaatan media digital. Mahasiswa memperkenalkan penggunaan media sosial dan WhatsApp sebagai sarana untuk memperkenalkan produk melalui foto, video, maupun informasi yang menarik bagi calon konsumen.

Peserta juga diberikan pemahaman bahwa pemasaran digital tidak sebatas mengunggah foto produk. Cara menampilkan produk, menyusun informasi, membuat konten, serta menjaga konsistensi komunikasi menjadi bagian yang perlu diperhatikan untuk membangun ketertarikan konsumen.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui pemaparan materi dan diskusi. Peserta turut berdiskusi mengenai cara membuat produk lebih menarik serta memanfaatkan media digital untuk memperluas jangkauan pemasaran.

Melalui kegiatan ini, KKN-T 98 Undip berharap ibu-ibu PKK dapat menerapkan pengetahuan mengenai branding dan pemasaran dalam pengembangan produk olahan ikan. Dengan identitas yang lebih kuat dan strategi pemasaran yang tepat, produk lokal Kauman Kidul diharapkan memiliki peluang untuk semakin dikenal dan menjangkau konsumen di luar lingkungan sekitar.

Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama serta penyerahan output program dalam format booklet. Edukasi ini menjadi bagian dari upaya mahasiswa KKN-T 98 Undip dalam mendukung pengembangan potensi perikanan Kauman Kidul, tidak hanya dari sisi produk, tetapi juga dari cara produk tersebut dikenalkan kepada pasar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....