Produksi Combro di Banjarnegara Naik 2 Kali Lipat

  • 23 Feb 2026 11:26 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banjarnegara -Jelang Idul Fitri 1447 H, Produksi Combro di Banjarnegara Naik 2 Kali LipatMemasuki bulan Ramadhan dan menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah, perajin makanan ringan combro di Banjarnegara mulai kebanjiran pesanan. Permintaan yang meningkat membuat produsen menaikkan kapasitas produksi hingga dua kali lipat.

Salah satunya adalah Sumantri, pembuat combro di Kelurahan Kutabanjar, Kecamatan Banjarnegara, Kabupaten Banjarnegara. Ia mengaku, setiap Ramadhan dan menjelang Lebaran, permintaan combro selalu mengalami lonjakan signifikan.

“Kalau sudah masuk Ramadhan pasti naik. Banyak yang beli buat oleh-oleh ke keluarga atau teman,” kata Sumantri.

Sumantri yang telah menjalankan usaha ini sejak 1985 menyebut, pada hari biasa dirinya hanya menghabiskan sekitar 25 kilogram tepung per hari sebagai bahan utama combro. Namun saat Ramadhan, jumlah tersebut meningkat hingga 50 kilogram per hari.

Kenaikan produksi itu dilakukan untuk memenuhi permintaan pelanggan yang datang tidak hanya dari wilayah Banjarnegara, tetapi juga dari luar daerah.

Untuk harga, satu bungkus combro dibanderol mulai Rp 10.000 hingga Rp 30.000, tergantung ukuran kemasan. Sementara untuk pembelian dalam jumlah besar, combro kering dijual dengan harga Rp 60.000 per kilogram.

Usaha combro tersebut merupakan bisnis turun-temurun dari orang tuanya. Awalnya, keluarga Sumantri memproduksi combro basah berbahan aci berisi sambal tempe yang digoreng. Namun karena tidak tahan lama, Sumantri kemudian berinovasi membuat combro kering yang lebih awet.

Inovasi itu membuat produknya lebih tahan lama dan praktis dibawa bepergian, sehingga banyak diminati sebagai buah tangan saat Ramadhan dan Idul Fitri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....