Pelatihan Alat Produksi Keripik Ikan Nila Desa Karangduren
- 06 Nov 2025 06:19 WIB
- Purwokerto
KBRN, Banyumas: Desa Karangduren, Banyumas, kembali menjadi pusat kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan inovatif. Balai Desa Karangduren menyelenggarakan Pelatihan Produksi Keripik Ikan Nila yang bertujuan meningkatkan kualitas dan efisiensi produksi keripik ikan nila bagi anggota POKDakan Tirta Mukti.
Pelatihan ini terdiri dari dua sesi utama, yang dihadiri oleh anggota POKDakan Tirta Mukti dengan ketua kelompok Bapak Gatot Jamhari, serta didampingi oleh PPL Desa Karangduren dan perangkat desa setempat. Dengan peserta sebanyak 15 orang, pelatihan ini diharapkan dapat mempermudah mereka dalam mengolah hasil perikanan dengan lebih efisien dan higienis.
Sesi pertama diisi oleh Christian Soolany, M.Si dari Universitas Nahdlatul Ulama Al-Ghazali Cilacap (UNUGHA). Bapak Christian menjelaskan pentingnya penerapan teknologi tepat guna dalam produksi keripik ikan yang higienis. "Kualitas produk makanan sangat bergantung pada kebersihan dalam proses produksi. Dengan menggunakan alat yang tepat, kita bisa menjaga kualitas keripik ikan sekaligus meningkatkan daya saing produk di pasar," ujarnya.
Christian juga menekankan penggunaan bahan berkualitas dan prosedur yang sesuai standar kebersihan. "Dengan peralatan yang tepat dan teknik yang higienis, produksi keripik ikan bisa berjalan lebih efisien, dengan hasil yang lebih optimal dan aman bagi konsumen," tambahnya.
Sesi kedua diisi oleh Purwoko Hari Kuncoro, Ph.D, seorang ahli teknologi pertanian dari Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED). Dalam pelatihan ini, beliau memperkenalkan teknologi spinner dan band sealer, yang dapat membantu meningkatkan proses pengolahan keripik ikan nila. "Teknologi spinner digunakan untuk meniriskan minyak goreng yang berlebih, sehingga produk yang dihasilkan lebih sehat dan tahan lama. Sementara itu, band sealer memastikan kemasan keripik ikan tetap rapat dan higienis, menjaga kualitas produk hingga sampai ke konsumen," jelas Purwoko.
Beliau juga menjelaskan bahwa penggunaan teknologi ini akan mengurangi kerugian produksi dan meningkatkan efisiensi kerja. "Dengan teknologi yang lebih modern, kelompok POKDAKAN Tirta Mukti dapat menghasilkan produk yang lebih bersaing di pasar dengan kualitas yang terjamin," lanjutnya.
Gatot Jamhari, Ketua POKDakan Tirta Mukti, menyampaikan rasa terima kasih atas pelatihan yang diberikan. "Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami. Kami sudah lama mendambakan teknologi yang memudahkan kami dalam mengolah ikan nila menjadi produk yang lebih bernilai. Dengan adanya spinner dan band sealer, produksi keripik ikan kami akan jauh lebih efisien, dan kami bisa menjamin kualitas produk yang lebih baik," kata Gatot dengan semangat.
"Harapan kami, pelatihan ini bisa meningkatkan hasil produksi kami dan membuka peluang pasar yang lebih luas. Kami siap menerapkan semua yang telah dipelajari hari ini untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi keripik ikan di desa kami," tambah Gatot.
Acara ini juga mendapat dukungan penuh dari Ismanto, Kepala Desa Karangduren. Dalam sambutannya, Ismanto menekankan pentingnya pengembangan usaha mikro di desa. "Kami sangat mendukung penuh kegiatan ini, karena selain meningkatkan kualitas produk, pelatihan ini juga membuka peluang usaha bagi masyarakat. Kami berharap agar para petani dan pengusaha lokal seperti POKDakan Tirta Mukti bisa terus berkembang dan menjadi contoh bagi kelompok usaha lainnya," ungkap Ismanto.
Pelatihan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan keterampilan anggota POKDakan Tirta Mukti, tetapi juga membuka peluang ekonomi yang lebih baik bagi masyarakat Desa Karangduren. Melalui pemanfaatan teknologi yang tepat guna, diharapkan produk keripik ikan nila yang dihasilkan semakin diminati dan dapat bersaing di pasar yang lebih luas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....