Kolaborasi Perkuat Program ANANDA Bersinar di Desa Kuripan
- 06 Jul 2026 11:46 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto - Dalam upaya memperkuat ketahanan masyarakat terhadap ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, BNN RI, melalui Direktorat Pemberdayaan Alternatif Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan BNN Kabupaten Cilacap berkolaborasi dengan BAZNAS Kabupaten Cilacap dan BUMDes Kuripan melaksanakan Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Life Skill melalui Pengembangan Wirausaha Ternak Ayam Petelur di Desa Kuripan, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pemberdayaan Alternatif pada Kawasan Rawan Narkoba yang diselenggarakan sebagai langkah nyata untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus mendukung upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
Sebanyak 50 peserta dari masyarakat Desa Kuripan mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh antusias. Para peserta berasal dari berbagai latar belakang, termasuk pemuda, masyarakat umum, keluarga yang terdampak permasalahan narkoba, serta warga yang tinggal di kawasan yang memiliki tingkat kerawanan terhadap peredaran narkoba. Melalui pelatihan ini, peserta dibekali keterampilan yang dapat menjadi modal untuk membangun usaha produktif dan berkelanjutan.
Camat Kesugihan yang menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap program pemberdayaan alternatif yang dilaksanakan oleh BNN. Menurutnya, pembangunan masyarakat tidak hanya dilakukan melalui peningkatan infrastruktur, tetapi juga melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan penguatan ekonomi keluarga. Program pemberdayaan seperti ini dinilai mampu membuka peluang usaha baru sekaligus menjadi sarana pencegahan terhadap berbagai permasalahan sosial, termasuk penyalahgunaan narkoba.
Selanjutnya, Kepala BNN Kabupaten Cilacap, Kombes Pol. Dr. Rudi Hartono, S.I.K., M.H., M.Si., menyampaikan bahwa permasalahan narkoba tidak dapat diselesaikan hanya melalui pendekatan penegakan hukum. Dibutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang sehat, produktif, dan bebas dari narkoba. Salah satu strategi yang dilakukan BNN adalah melalui pemberdayaan masyarakat, khususnya di kawasan yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap penyalahgunaan narkoba.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Direktur Pemberdayaan Alternatif Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat BNN RI, Brigjen Pol. Drs. Edi Swasono, M.M. Dalam kesempatan tersebut, Edi menyampaikan kewirausahaan sebagai salah satu strategi untuk meningkatkan kemandirian masyarakat. Menurutnya, kewirausahaan tidak hanya berbicara mengenai keuntungan ekonomi, tetapi juga tentang bagaimana masyarakat mampu menciptakan peluang, mengembangkan potensi yang dimiliki, dan membangun masa depan yang lebih baik. “Pemberdayaan alternatif merupakan salah satu strategi BNN dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan rawan narkoba. Ketika masyarakat memiliki usaha yang produktif dan penghasilan yang berkelanjutan, maka ketahanan keluarga dan lingkungan terhadap ancaman narkoba akan semakin kuat”, tambahnya.
Materi utama yang menjadi fokus kegiatan adalah kewirausahaan ternak ayam petelur yang disampaikan oleh akademisi UNUGHA Cilacap, Rahmat Alhakim, S.Pt., M.E dan praktisi ternak ayam petelur Munir Al Imam Zarkasi, S.Pt. Dalam pemaparannya dijelaskan berbagai aspek penting yang harus dipahami oleh calon pelaku usaha ternak ayam petelur, mulai dari pemilihan bibit, manajemen pemeliharaan, pengelolaan pakan, kesehatan ternak, hingga strategi pemasaran hasil produksi. Peserta juga diberikan gambaran mengenai peluang usaha yang cukup menjanjikan di sektor peternakan ayam petelur, khususnya untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal yang terus meningkat.

Tidak hanya menerima teori, para peserta juga mempraktikkan langsung berbagai contoh perhitungan usaha yang dapat dijadikan acuan dalam memulai usaha. Melalui pemahaman mengenai analisis usaha, peserta diharapkan mampu menghitung kebutuhan modal, biaya operasional, potensi keuntungan, serta risiko yang mungkin dihadapi dalam menjalankan usaha peternakan ayam.
Melalui kegiatan ini, BNN Kabupaten Cilacap berharap masyarakat Desa Kuripan dapat memiliki alternatif kegiatan ekonomi yang produktif dan berkelanjutan. Program ini juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan lingkungan yang sehat, mandiri, dan tangguh terhadap ancaman narkoba. Dengan meningkatnya keterampilan dan kemampuan masyarakat dalam berwirausaha, diharapkan kesejahteraan keluarga dapat meningkat sehingga terbentuk ketahanan sosial yang kuat dalam mendukung terwujudnya Desa Bersinar dan Program ANANDA Bersinar di Kabupaten Cilacap.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....