KKS-Banyumas Digifest 2025 Menjadi Ajang Promosi UMKM
- 01 Jul 2025 11:00 WIB
- Purwokerto
KBRN, Banyumas: Acara tahunan Karya Kreatif Serayu (KKS) besutan Bank Indonesia Purwokerto kembali digelar di Purwokerto untuk ke-10 kalinya. Disinergikan dengan Banyumas Digifest 2025, event ini menjadi ajang promosi karya dan produk dari pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) di wilayah Banyumas dan sekitarnya.
Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menyampaikan apresiasinya atas partisipasi UMKM dari berbagai wilayah eks-Karisidenan Banyumas, seperti Purbalingga, Banjarnegara, dan Cilacap. Ia juga menyebut, acara ini semakin meriah karena digabung dengan lomba lari QRIS Purwokerto Run.
“Saya yakin kalau ini menjadi satu event yang berkesinambungan, lama-lama menjadi daya tarik juga untuk wisata. Ini juga digabung dengan QRIS Run, 5 kilometer dan 10 kilometer,” ujarnya.
Sadewo menambahkan, KKS x Banyumas Digifest 2025 juga mendorong UMKM untuk beradaptasi di era digital. Ia menekankan pentingnya kemampuan UMKM dalam berjualan online, menjaga kualitas produk, dan memperhatikan kemasan yang menarik.
“UMKM sekarang itu harus pandai jualan digital. Kalau tidak berani beralih ke digital, mereka akan semakin tergerus,” jelas Sadewo.
Ia juga berterima kasih atas dukungan Bank Indonesia dan berbagai pihak yang terus membina UMKM secara berkelanjutan. Menurutnya, acara seperti KKS x Banyumas Digifest sangat bermanfaat untuk memperluas jangkauan dan meningkatkan perkembangan pasar UMKM.
Adapun Karya Kreatif Serayu x Banyumas Digifest 2025 dilaksanakan selama dua hari pada Sabtu-Minggu (28-29/6/2025) di Kompleks Menara Teratai Purwokerto. Tidak hanya menyuguhkan pameran UMKM, event ini juga menghadirkan kegiatan edukatif, seperti talkshow literasi keuangan, sosialisasi cinta, bangga paham (CBP) Rupiah. Kemudian acara hiburan, mulai dari pertunjukan seni kenthongan, wastra fashion show, hingga QRIS Purwokerto Run, juga turut dihadirkan.
“Kegiatan ini juga diharapkan dapat mendorong pengembangan pariwisata di Banyumas Raya, juga diharapkan dapat meningkatkan literasi masyarakat Banyumas Raya dalam hal ekonomi dan keuangan digital, perlindungan konsumen, sejarah uang rupiah, dan program cinta, bangga, dan paham Rupiah,” ujar Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KpwBI) Purwokerto Christoveny. (FR/Esti).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....