Banjir Bandang Terjang Wilayah Utara Purbalingga
- 24 Jan 2026 18:35 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purbalingga - Sejumlah kejadian bencana terjadi di wilayah Purbalingga akibat cuaca ekstrem dan angin kencang, sejak Jumat malam (23/1/2026).
Yulianto Kabid Kesiapsiagaan dan Pencegahan Bencana pada BPBD Purbalingga merinci di wilayah Purbalingga bagian utara khususnya wilayah Kecamatan Karangreja terjadi banjir bandang di desa Serang dan desa Kutabawa, kemudian di desa Serayu dan Sangkanayu kecamatan Mrebet.
"Hari pertama kita focus penanganan banjir bandang di tiga lokasi dusun Gunung Malang, Serang dan Sangkanayu, dimungkinkan tanggap darurat tujuh hari kedepan, karena lumayan cukup parah," katanya, Sabtu (24/01/26).
Banjir bandang dijelaskan Yuli, akibat sungai meluap membawa material kayu mengakibatkan akses Jalan kabupaten menuju Dusun Gunung Malang, dusun Bambangan, desa Sangkanayu sempat terisolir tertutup material.
Berdasarkan data sementara, di desa Kutabawa Dusun Bambangan terdapat 110 warga mengungsi karena puluhan rumah mengalami rusak sedangkan di desa Sangkanayu 50 an rumah mengalami rusak, 1 rumah terbawa arus, 13 kambing terbawa arus dan 8 ekor mati di kendang, serta 2 mobil dan 7 kendaraan bermotor terbawa banjir.
"Untuk warga yang terdampak mengungsi, kita koordinasi dengan pihak kecamatan sementara kita kita ungsikan ke sodara yang wilayah aman," jelas Yuli.
Yuli menerangkan, penanganan difokuskan di wilayah utara yakni membuka akses jalan yang tertutup material banjir bandang untuk mempermudah mobilisasi pengananan bencana.
"Penanganan focus pertama evakuasi saluran air dan jalan dulu, untuk meringankan mempercepat mobilitas pemberian bantuan dan evakuasi kepada korban terdampak banjir, Minggu pembuatan dapur umum untuk persiapan penanganan bencananya, kita disini ada dari BPBD, TNI, Polri, relawan PMI, pokoknya relawan ikut semua," ucapnya.
Yulianto menambahkan sejumlah kendala dialami saat penganan bencana di wilayah Purbalingga bagian utara diantaranya hujan lebat dan angin kencang mengakibatkan listrik padam sehingga kesulitan komunikasi.
"Iya banjir dari atas, prediksi kita luapan air kiriman dari daerah Pemalang, masuk ke Gunung Malang, ditambah intensitas hujan dari atas juga besar," imbuhnya.
Sementara itu, Yulianto juga menyebutkan angin kencang di Purbalingga mengakibatkan rumah warga rusak bahkan mengungsi, yakni di wilayah desa Sumampir Rembang, desa Siwarak kecamatan Karangreja dan di wilayah kecamatan Kejobong.
Audio
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....