BPBD Banyumas Catat 227 Kejadian Bencana di 2026, Didominasi Angin Kencang

  • 22 Apr 2026 11:31 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas mencatat sebanyak 227 kejadian bencana alam terjadi sejak awal tahun 2026 hingga April. Dari jumlah tersebut, bencana angin kencang menjadi yang paling dominan.

Staf Bidang Pencegahan BPBD Banyumas, Mochmad Yunan Raenaldi, menjelaskan rincian kejadian bencana meliputi 20 peristiwa banjir, 104 kejadian cuaca ekstrem berupa angin kencang, serta 103 kejadian tanah longsor.

“Kalau ditotal sampai hari ini ada 227 kejadian bencana di Kabupaten Banyumas. Yang paling mendominasi memang angin kencang,” jelasnya saat diwawancara RRI pada Senin (20/4/2026).

Menurut Yunan, dominasi bencana angin kencang ini hampir terjadi setiap tahun, terutama saat memasuki musim kemarau yang disertai peningkatan potensi angin kencang hingga puting beliung. Dampaknya, sejumlah kejadian pohon tumbang juga kerap terjadi, khususnya di wilayah utara Banyumas.

Sebagai langkah mitigasi, BPBD Banyumas terus melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat terkait penanganan bencana, khususnya menghadapi angin kencang.

“Kami sudah melakukan edukasi di beberapa wilayah seperti Baturaden dan Karangklesem, melibatkan masyarakat serta relawan kebencanaan. Tujuannya agar warga memahami langkah-langkah yang harus dilakukan saat terjadi angin kencang,” ujarnya.

Selain itu, BPBD juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu selama musim kemarau.

Dengan upaya edukasi dan kesiapsiagaan tersebut, diharapkan masyarakat dapat lebih sigap dalam menghadapi potensi bencana serta meminimalkan dampak yang ditimbulkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....