Pemkab Banyumas Sambut 160 Mahasiswa KKN Unsoed
- 08 Jan 2026 11:22 WIB
- Purwokerto
KBRN, Banyumas: Pemerintah Kabupaten Banyuamas secara resmi menerima 160 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Jendral Soedirman (Unsoed) di Pendopo Wakil Bupati Banyumas pada Rabu (7/1/2026).
Penerimaan ini dihadiri oleh Bupati Banyumas, Rektor Unsoed, civitas akademika Unsoed, perangkat desa, serta peserta KKN, hal ini menandai dimulainya pengabdian mahasiswa untuk periode Januari-Februari 2026. Para mahasiswa akan disebar di 15 desa yang terletak di Kecamatan Somagede dan Kecamatan Kedungbanteng.
Dalam sambutannya, Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menekankan bahwa mahasiswa harus mampu membawa perubahan nyata melalui inovasi dan pemberdayaan.
“Kami berharap adik-adik mahasiswa tidak hanya terpaku pada tema formal, tetapi benar-benar hadir memberikan Solusi cerdas bagi penguatan ekonomi dan teknologi di desa,” kata Sadewo.
Baca juga: Unsoed Lepas 1.115 Mahasiswa KKN ke 70 Desa
Pemerintah daerah mengajak seluruh elemen desa untuk terbuka dan kooperatif dalam menyambut para mahasiswa. Sinergi yang kuat antara akademisi dan warga desa diharapkan dapat menciptakan dampak yang berkelanjutan.
Fokus utama kegiatan ini adalah optimalisasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) agar lebih professional dan efisien. Terkait hal ini, salah satu tokoh masyarakat setempat berpesan agar kehadiran mahasiswa mampu menghidupkan potensi lokal yang selama ini terpendam.
“Semoga kehadiran mahasiswa bisa membantu warga kami mengelola potensi desa agar BUMDes bisa mandiri dan manfaatnya dirasakan langsung oleh petani dan pedagang kecil,” tuturnya.
Baca juga: Ratusan Mahasiswa Unsoed Mengabdi di Desa Purbalingga
Kegiatan KKN ini mencakup lima bidang utama: ekonomi, lingkungan, kesehatan, pendidikan, dan pemerintahan desa. Seluruh program tersebut dirancang untuk mendukung visi Indonesia Emas 2045 dengan menitik beratkan pada ketangguhan masyarakat desa.
Tujuannya agar setelah masa KKN berakhir, desa-desa di Kecamatan Somagede dan Kedungbanteng memiliki pondasi yang lebih kuat untuk menjadi desa mandiri. (Iday/Lina).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....