Bank Sampah Srayan Makarya Pamerkan Hasil Karya di Festival Literasi Banyumas
- 15 Sep 2026 13:40 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas - Stand UMKM Bank Sampah Srayan Makarya turut meramaikan Festival Literasi Banyumas 2026. Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari, sejak Senin hingga Rabu, 14-16 September 2026.
Pengelola Bank Sampah Srayan Makarya, Suciatin mengatakan, keberadaan stand ini bertujuan memberikan edukasi. Edukasi fokus pada pemilahan sampah dari sumbernya yakni lingkungan rumah tangga.
"Masyarakat bisa memilah sampah, lalu menyetorkannya ke bank sampah. Hasil timbangan sampah dikonversi menjadi tabungan emas Pegadaian," ujar Suciatin saat ditemui di lokasi acara.
Ia menjelaskan, pengolahan sampah tidak sebatas menjadi tabungan. Pihaknya mengolah limbah organik dan anorganik menjadi produk bernilai ekonomi tinggi.
Limbah anorganik seperti kemasan plastik diolah menjadi aneka kerajinan tangan. Sementara minyak jelantah diubah menjadi produk sabun serta lilin aromaterapi.
"Kulit buah dan sisa sayur dapur kami olah menjadi kompos. Kami juga membuat cairan eco-enzyme yang bermanfaat," katanya.

Produk unggulan yang paling diminati pengunjung adalah kain batik ecoprint Srayan Makarya. Produk kerajinan ini dibanderol dengan harga di atas Rp500 ribu per item.
Batik ecoprint ini telah sering tampil dalam peragaan busana berbagai ajang besar. Antara lain pada peringatan HUT Aston dan ajang fashion show di Jakarta Selatan.
Produk-produk mereka dipasarkan di Galeri Ecoprint Srayan Makarya dan Galeri Dekranasda Banyumas. Selain itu, produk juga tersedia di katalog resmi PKK serta Dinas UMKM Banyumas.
Suciatin menyebut, antusiasme pengunjung dari kalangan pelajar dan mahasiswa sangat tinggi. Banyak pengunjung terpukau saat melihat sampah dapat diubah menjadi barang mewah.
Melalui festival literasi ini, ia berharap kesadaran lingkungan masyarakat semakin meningkat. Pengelolaan sampah diharapkan dapat selesai secara mandiri sejak dari rumah. (Devi Izzati Putri)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....