Banyumas Naik Kelas, UMKM Dibimbing Hingga Siap Ekspor

  • 18 Sep 2025 16:17 WIB
  •  Purwokerto

KBRN, Banyumas : Program Banyumas Naik Kelas hasil kolaborasi BenihBaik.com dan VISA resmi ditutup melalui Closing Ceremony di Convention Center Hotel Java Heritage, Purwokerto, Rabu (17/9/2025). Program ini diikuti oleh 170 UMKM terpilih yang mendapat pelatihan intensif selama enam bulan untuk meningkatkan kapasitas usaha dan daya saing hingga ke pasar ekspor.

Acara penutupan dihadiri Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono, Founder Benih Baik Andy F. Noya, Direktur Pengembangan Ekspor Produk Manufaktur Kementerian Perdagangan RI, Deden Muhammad Fajar Shiddiq, Kepala Sekolah Ekspor Handito Joewono, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menyampaikan apresiasi kepada BenihBaik.com dan VISA, yang telah memberikan dukungan nyata bagi pelaku UMKM di daerah Kabupaten Banyumas. Ia menegaskan agar bantuan modal yang disalurkan dimanfaatkan secara produktif.

“Dari 170 UMKM yang mengikuti pelatihan, harapan saya mereka bisa menjadi Training of Trainer agar ilmunya dibagikan ke pelaku usaha lain. Pemerintah Kabupaten Banyumas berkomitmen mendukung penuh program seperti ini, dengan catatan modal usaha digunakan secara produktif, bukan konsumtif,” ucap Sadewo dalam sambutannya.

Sementara itu, Direktur Pengembangan Ekspor Produk Manufaktur Kementerian Perdagangan, Deden Muhammad Fajar Shiddiq menyebut program ini sangat baik karena membantu menyiapkan UMKM yang siap ekspor.

“Sebanyak 170 UMKM digembleng selama enam bulan agar siap ekspor, mampu berinovasi, dan beradaptasi dengan kebutuhan pasar. Setelah bootcamp, harapannya mereka bisa ikut program business matching Kementerian Perdagangan yang mempertemukan UMKM dengan calon pembeli dari berbagai negara,” ungkap Deden saat diwawancarai oleh RRI.

Apresiasi juga datang dari Kepala Sekolah Ekspor Handito Joewono, yang menilai keberhasilan program ini dapat membuka peluang produk Banyumas tampil di ajang Trade Expo Indonesia. Ia bahkan mencontohkan produk bulu mata dan ecoprint Banyumas yang mendapat sambutan positif di Timor Leste dan Papua Nugini.

Penutupan Banyumas Naik Kelas ditandai dengan harapan bersama agar program ini dapat terus berlanjut, memberikan manfaat nyata bagi pelaku UMKM, serta mendorong perekonomian Banyumas semakin maju dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....