Polres Jakarta Barat Gagalkan Tawuran Remaja di Jelambar

  • 28 Des 2024 18:10 WIB
  •  Jakarta

KBRN, Jakarta: Akhir pekan yang seharusnya menjadi momen damai di tengah libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) tercoreng oleh aksi tawuran di kawasan Jelambar, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada Sabtu dini hari (28/12/2024). Beruntung, aksi yang berpotensi menelan korban jiwa ini berhasil dihentikan oleh Tim Patroli Perintis Presisi (TP3) Polres Metro Jakarta Barat.

Sekira pukul 04.00 WIB, tim yang dipimpin Ipda Puji Margono menerima laporan dari warga terkait keributan di Jl. Jelambar Utama RT.2/RW.4, Jelambar Baru. Dalam waktu singkat, Tim TP3 langsung bergerak menuju lokasi kejadian.

“Saat tiba di lokasi, kami mendapati sekelompok remaja terlibat tawuran. Kami langsung berupaya menghentikan aksi mereka dan berhasil mengamankan 13 orang remaja,” ujar Kasat Samapta Polres Metro Jakarta Barat, AKBP M Hari Agung Julianto, saat dikonfirmasi.

Petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga digunakan dalam tawuran, yakni empat celurit, dua corbek, dan satu stik golf. Barang-barang tersebut ditemukan di sekitar lokasi kejadian.

"Barang-barang ini kami amankan untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut, dan kami menduga kuat digunakan dalam aksi tawuran," jelas Agung.

Para remaja yang diamankan segera dibawa ke Polsek Grogol Petamburan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi akan mengidentifikasi peran masing-masing pelaku serta mencari tahu motivasi di balik tawuran tersebut.

“Kami harap tindakan tegas ini dapat memberikan efek jera, terutama bagi para pelaku dan kelompok remaja lain,” tambah Agung.

Aksi cepat Tim TP3 mendapatkan apresiasi dari warga sekitar. Seorang warga yang enggan disebutkan namanya menyatakan rasa syukur atas tindakan tegas kepolisian.

“Kami sangat berterima kasih kepada kepolisian. Semoga tidak ada lagi kejadian seperti ini, terutama di masa libur panjang,” ungkapnya.

Polisi juga mengimbau para orang tua agar lebih memperhatikan aktivitas anak-anak mereka selama liburan. Menurut AKBP Agung, libur panjang seharusnya dimanfaatkan untuk mempererat hubungan keluarga, bukan untuk terlibat dalam aksi yang merugikan diri sendiri maupun masyarakat.

Kejadian ini diharapkan menjadi peringatan bagi semua pihak untuk meningkatkan kewaspadaan dan mencegah tawuran remaja yang dapat meresahkan masyarakat.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....