Generasi Muda Diajak Kenali Wisata dan Budaya Purbalingga

  • 20 Sep 2026 17:51 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purbalingga: Upaya memperkenalkan potensi wisata, budaya, dan sejarah Purbalingga kepada generasi muda terus dilakukan. Kegiatan tersebut dilakukan melalui media sosial, kolaborasi, serta sosialisasi kepada masyarakat dan pelajar.

Hal itu disampaikan pengurus KayuLingga 2026-2030, Titan Aurellya Ramadhani dalam program SPADA Pro 2 RRI Purwokerto, Minggu (20/9/26). Ia menilai Purbalingga memiliki beragam potensi yang masih perlu dikenalkan lebih luas, khususnya kepada anak muda.

Titan mengatakan, media sosial menjadi salah satu sarana penting untuk memperkenalkan destinasi wisata dan budaya Purbalingga kepada generasi muda. Menurutnya, konten mengenai potensi daerah perlu dikemas secara kreatif agar mampu menarik perhatian audiens.

“Kita harus memanfaatkan teknologi dan juga media sosial. Selain itu, kita juga harus aktif berkolaborasi,” katanya.

Sejumlah destinasi yang direkomendasikan antara lain Desa Wisata Serang, Goa Lawa Purbalingga, Bukit Jelir, Bukit Kelir, Gunung Beser, hingga Owabong. Selain wisata alam, Purbalingga juga memiliki potensi sejarah dan budaya, seperti Museum Jenderal Soedirman, desa wisata, serta berbagai kesenian daerah.

Pengenalan wisata dan budaya juga dilakukan melalui program sosialisasi ke sekolah-sekolah. Langkah tersebut dinilai dapat menjadi cara untuk memperkenalkan potensi Purbalingga secara langsung kepada para pelajar.

Selain destinasi wisata, ia juga menyoroti kekayaan budaya Purbalingga yang masih dekat dengan masyarakat, seperti bahasa ngapak, ebeg, kentongan, serta Festival Gunung Slamet. Menurut Titan, saat ini tantangan yang dihadapinya adalah masih adanya sebagian anak muda yang menganggap budaya daerah sebagai sesuatu yang kuno.

Untuk mengatasi hal tersebut, ia mendorong pembuatan konten digital yang singkat, menarik, dan sesuai dengan karakter generasi muda. Titan juga berharap wisatawan yang berkunjung ke Purbalingga tidak hanya membawa pulang foto dan oleh-oleh, tetapi juga pengetahuan serta cerita mengenai budaya dan sejarah daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....