Islam Ajarkan Kemuliaan Tidak Diukur Berdasarkan Materi
- 14 Agt 2026 22:32 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas - Islam mengajarkan bahwa kemuliaan seorang hamba tidak semata-mata diukur dari kepemilikan materi atau kekayaan fisik. Sikap sabar, kebersihan hati, dan rasa syukur dinilai menjadi jalan utama untuk meraih derajat mulia di hadapan Tuhan. Pernyataan tersebut disampaikan akademisi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMP, Irham M. Azama, Lc., M.A saat mengisi program siaran Tasbih di Studio Pro 2 RRI Purwokerto baru-baru ini.
Irham menyoroti fenomena pamer kekayaan atau flexing di media sosial yang kerap menimbulkan kecemasan dan rasa minder di tengah masyarakat. Menurutnya, kebiasaan membandingkan kondisi diri dengan kehidupan orang lain dapat membuat seseorang lupa bahwa setiap manusia memiliki takdir rezeki dan bentuk ujian hidup yang berbeda.
Ia menjelaskan, kondisi ekonomi seseorang merupakan bagian dari ujian yang harus dihadapi dengan sikap yang tepat. Orang yang memiliki keterbatasan materi diuji melalui kesabaran dan ikhtiar, sedangkan orang yang memiliki kekayaan diuji melalui cara memanfaatkan harta yang dimilikinya.
"Orang yang kekurangan diuji dengan kesabaran, sedangkan orang kaya diuji dengan pemanfaatan hartanya, amalan kebaikan tidak terbatas pada uang, melainkan mencakup zikir dan perbuatan yang bermanfaat," ujar Irham.
Irham menambahkan, keterbatasan ekonomi tidak seharusnya menjadi alasan bagi seseorang untuk berhenti berikhtiar dan berbuat kebajikan. Menurutnya, Islam memberikan penghargaan tinggi terhadap kejujuran, sikap qanaah, dan keikhlasan dalam menjalani kehidupan. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan pencapaian materi orang lain sebagai ukuran keberhasilan diri.
" Kita juga harus pahami bahwa kehidupan yang ditampilkan di media sosial juga tidak selalu menggambarkan kondisi seseorang secara utuh, sehingga membandingkannya dengan kehidupan pribadi justru dapat memicu ketidakpuasan," tegasnya
Untuk itu ia menghimbay masyarakat untuk mengurangi kebiasaan membandingkan kehidupan pribadi dengan orang lain di jagat maya. Karena menurutnya, menjaga kekayaan hati, ketenangan jiwa, serta rasa syukur merupakan bagian dari wujud kesyukuran yang hakiki dalam menjalani kehidupan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....