Organisasi dan Circle Pertemanan Jadi Bekal Mahasiswa Raih Prestasi
- 14 Agt 2026 10:25 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas - Lingkungan pertemanan dan organisasi dinilai memiliki peran penting dalam membentuk mental mahasiswa untuk berkembang dan meraih prestasi. Oleh karena itu, mahasiswa baru diminta cermat memilih lingkungan yang mampu memberikan dukungan positif.
Dalam dialog Sore Ceria Academic Forum Pro 2 RRI Purwokerto, Kamis (13/8/26), Muhammad Yusuf Habibi, anggota HMI Hukum Unsoed, mengatakan mahasiswa akan menghadapi berbagai tantangan selama mengikuti perkuliahan, organisasi, maupun kompetisi. Dukungan dari kakak tingkat, dosen, teman, dan organisasi dapat membantu mahasiswa lebih siap menghadapi tantangan tersebut.
Menurutnya, mahasiswa baru yang hendak mengembangkan kemampuan juga membutuhkan sosok pembimbing atau tutor. Keberadaan mentor dapat memberikan gambaran mengenai proses yang harus ditempuh sekaligus membagikan pengalaman yang belum dimiliki mahasiswa baru.
“Karena kalau mahasiswa berjalan sendiri, pasti dia nggak akan maksimal. Karena dia nggak tahu seluk beluknya,” kata Habibi.
Ia mencontohkan pengalamannya ketika mulai mengikuti kompetisi debat. Saat masih menjadi mahasiswa baru, ia mendapatkan pendampingan dari kakak tingkat untuk berlatih hingga mengikuti perlombaan.
Pengalaman tersebut kemudian membuatnya memahami pentingnya memilih organisasi yang memberikan ruang untuk berkembang. Habibi mengaku menemukan lingkungan yang mendukung perkembangan dirinya melalui Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).
Ia menyebut, dukungan dari senior dan alumni menjadi salah satu hal yang membantunya dalam mengikuti berbagai kegiatan. Menurutnya, hubungan yang tetap terjaga dengan alumni juga dapat membuka akses terhadap pengalaman, motivasi, hingga jejaring.
Habibi juga menilai lingkungan yang sehat dapat membantu mahasiswa menghadapi kegagalan. Ketika mengalami kekalahan dalam kompetisi, dukungan orang-orang di sekitarnya membuat mahasiswa tidak mudah menyerah.
“Makanya penting banget untuk teman-teman punya circle pertemanan, circle organisasi yang punya semangat untuk ke depan,” ujarnya.
Selain dukungan, Habibi mengingatkan mahasiswa untuk mempelajari terlebih dahulu rekam jejak dan nilai yang dibawa organisasi agar kegiatan yang dipilih benar-benar sesuai dengan tujuan pengembangan diri. Ia juga menegaskan organisasi yang baik seharusnya tidak hanya menjadi tempat berkegiatan, tetapi juga menjadi ruang untuk belajar, berdiskusi, membangun jejaring, serta melakukan regenerasi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....