Mudah Terpancing di Media Sosial, Psikolog Ingatkan Pentingnya Cek Informasi

  • 12 Agt 2026 11:49 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas - Perbedaan pandangan di media sosial kerap berkembang menjadi prasangka, kebencian, hingga permusuhan. Kondisi tersebut salah satunya dipengaruhi kecenderungan manusia menggunakan jalan pintas kognitif ketika menghadapi informasi yang kompleks.

Dosen Fakultas Psikologi UMP, Uswatun Hasanah, S.Psi., M.A., dalam Dialog Curhatnya Pro 2, Selasa (12/8/26), mengatakan bahwa otak manusia cenderung menyederhanakan informasi agar dapat mengambil keputusan dengan cepat. Menurutnya, kecenderungan tersebut membuat seseorang lebih mudah mengelompokkan orang lain berdasarkan informasi yang terbatas.

"Makanya otak itu senang pakai jalan pintas kognisi, yang mana kita langsung, ya udahlah, oh orang ini dia begitu," katanya.

Uswatun mengingatkan, kondisi tersebut menjadi semakin berisiko ketika terjadi di media sosial. Informasi yang belum tentu benar dapat dengan mudah diserap dan dibagikan kembali karena memicu emosi seperti marah atau takut.

Menurutnya, masyarakat perlu memeriksa informasi terlebih dahulu sebelum memberikan respons, terutama terhadap informasi yang berpotensi memunculkan emosi negatif. Ia menyarankan masyarakat melakukan konfirmasi terhadap informasi yang diterima, termasuk memeriksa sumber dan kemungkinan adanya konteks yang hilang.

Kritik terhadap gagasan tetap diperlukan dalam kehidupan sosial, termasuk untuk membangun sistem yang lebih baik. Namun, kritik tersebut tidak semestinya menghilangkan martabat seseorang sebagai manusia.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan generalisasi, sebab kesalahan yang dilakukan satu individu tidak otomatis dapat dilekatkan kepada seluruh kelompok. Langkah sederhana tersebut dinilai penting untuk mencegah perbedaan pendapat di ruang digital berkembang menjadi permusuhan dan polarisasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....