Membaca Buku Perlu Diikuti dengan Diskusi dan Refleksi

  • 10 Agt 2026 22:20 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, PURWOKERTO : Membaca buku dinilai akan memberikan manfaat lebih ketika pengetahuan yang diperoleh tidak berhenti pada aktivitas membaca. Pembaca dapat mengelaborasikan isi bacaan melalui diskusi, menulis jurnal, maupun menghubungkannya dengan pengalaman dalam kehidupan sehari-hari.

Penulis sekaligus mahasiswa KSA, Za’iim, mengatakan proses mengelaborasikan hasil bacaan dapat membantu seseorang memahami sekaligus mengembangkan pengetahuan yang diperoleh. Menurutnya, diskusi bersama teman sebaya menjadi salah satu cara untuk memperluas sudut pandang terhadap isi buku.

"Mengutip Prof. Stella, cara belajar yang efektif adalah mengelaborasikan apa yang dibaca, bisa lewat diskusi dengan teman sebaya atau jurnaling," kata Za’iim saat berbincang pada program apresiasi seni dan sastra di pro 2 fm Purwokerto Minggu (09/08/2026).

Ia mengatakan, kebiasaan membaca juga dapat dibangun dengan menciptakan lingkungan yang memudahkan seseorang untuk mengakses buku. Salah satunya dengan meletakkan buku di tempat yang mudah terlihat dan dijangkau, seperti di samping tempat tidur.

Za’iim menilai langkah sederhana tersebut dapat mendorong seseorang untuk membaca tanpa harus menunggu munculnya keinginan yang besar. Membaca satu atau dua halaman secara konsisten dinilai lebih mudah untuk membangun kebiasaan dibandingkan menetapkan target yang terlalu berat.

Selain membaca, Za’iim juga mengaitkan pengetahuan dari buku dengan hubungan antara kondisi psikologis dan kesehatan tubuh. Ia menyebut konsep psikoneuroimunologi yang membahas keterkaitan pola pikir, sistem saraf, dan daya tahan tubuh.

Menurutnya, pembahasan tersebut juga dapat dikaitkan dengan kisah Nabi Ya'qub dalam Al-Qur'an Surat Yusuf mengenai kesedihan mendalam setelah kehilangan Nabi Yusuf. Za’iim menggunakan kisah tersebut sebagai contoh dalam pembahasan mengenai dampak emosi dan tekanan psikologis terhadap kondisi manusia.

Melalui kebiasaan membaca dan mengelaborasikan isi bacaan, masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi pembaca pasif. Pengetahuan yang diperoleh dari buku dapat dikembangkan melalui diskusi, refleksi, dan penerapan dalam kehidupan sehari-hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....