Islam Buka Banyak Jalan Kebaikan Selain Sedekah Harta

  • 09 Agt 2026 07:46 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto : Sedekah dalam Islam tidak hanya diwujudkan melalui pemberian harta, sehingga keterbatasan ekonomi bukan alasan untuk berhenti berbuat baik. Setiap Muslim tetap memiliki banyak kesempatan memperoleh kemuliaan melalui amal dan kebaikan yang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.

Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Irham Mazama , menjelaskan hal tersebut merujuk pada kisah para sahabat Nabi Muhammad SAW dari kalangan fakir dan miskin. Mereka pernah mengeluhkan kondisi karena tidak dapat bersedekah dengan harta sebanyak orang-orang kaya.

Menurut Irham, para sahabat tersebut bukan iri terhadap kekayaan orang lain, melainkan ingin memiliki kesempatan melakukan kebaikan sebanyak orang-orang yang memiliki harta. Sikap tersebut dalam Islam disebut ghibthah, yakni keinginan memperoleh kebaikan tanpa mengharapkan hilangnya kebaikan dari orang lain.

"Sedekah itu tidak hanya dengan uang. Setiap tasbih, tahmid, takbir, amar ma'ruf nahi munkar, bahkan berhubungan suami-istri yang halal pun adalah sedekah," jelas Irham dalam program Tasbih PRO 2 FM Purwokerto Jumat (07/08/2026).

Ia mengatakan, Nabi Muhammad SAW memberikan pemahaman bahwa pintu kebaikan dan kemuliaan terbuka luas bagi setiap orang. Karena itu, seseorang tidak perlu merasa rendah diri hanya karena tidak memiliki kemampuan finansial seperti orang lain.

"Pintu kebaikan dan kemuliaan itu sangat luas, bukan hanya dari jalur harta," ujarnya.

Irham juga menjelaskan salah satu amalan yang diajarkan Nabi Muhammad SAW kepada kaum miskin Muhajirin, yakni membaca Subhanallah 33 kali, Alhamdulillah 33 kali, dan Allahu Akbar 33 kali setelah salat fardu. Amalan tersebut menjadi salah satu contoh bahwa seseorang tetap dapat mengejar keutamaan meski tidak memiliki banyak harta.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....