Kemerdekaan dalam Kebinekaan: Makna Merdeka yang Sesungguhnya
- 05 Agt 2026 10:24 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto – Dalam menyambut peringatan kemerdekaan Indonesia yang ke-81, dalam program Spada Pro 2 RRI Purwokerto yang membahas tema Kemerdekaan dalam Kebinekaan bersama Forum Persaudaraan Lintas Iman (FORSA) Banyumas, pada selasa (4/8/2026). Dalam siaran tersebut, para narasumber mengajak masyarakat untuk bisa memaknai kemerdekaan bukan hanya sebagai bentuk kebebasan saja, tetapi juga tanggung jawab untuk menjaga persatuan ditengah kebinekaan.
Anggota FORSA Banyumas, Ristiwa Marbun, M. Pd. K menyampaikan bahwa kemerdekaan dalam kebinekaan merupakan suatu anugerah yang patut disyukuri. Berasal dari Sumatera Utara dan telah lama menetap di Banyumas, membuatnya bisa melihat dan merasakan langsung bagaimana keberagaman mampu menghadirkan rasa memiliki tanpa memandang latar belakang suku maupun budaya.
“Makna Merdeka bukan berarti kita sudah bebas melakukan saja, Kemerdekaan harus dimaknai sebagai kebebasan yang membawa kebahagiaan, namun tetap dibatasi oleh rasa cinta kepada sesama. Menurut saya keberagaman merupakan bagian dari kehidupan yang harus dijaga agar menjadi kekuatan, bukan sumber perpecahan,” ujarnya.
Generasi muda saat ini sudah mulai terbuka terhadap adanya perbedaan, dengan berbagai kegiatan yang mengusung semangat kebinekaan. Meski begitu, pemahaman mengenai makna persatuan dan kemerdekaan masih perlu terus diperkuat agar tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, Rebikem menegaskan bahwa keberagaman tidak menjadi penghalang bagi generasi muda untuk bergaul dan berkolaborasi. "Kami mengajak anak muda agar tidak memilih teman berdasarkan suku, ras, maupun agama, melainkan berdasarkan nilai-nilai positif yang dimiliki seseorang. Dan kepada masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Juga menghimbau untuk tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi keasliannya," ungkap Rebikem.
Para narasumber juga mencontohkan penerapan sikap toleransi dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari menghormati teman yang sedang beribadah, saling mengunjungi saat hari raya keagamaan, hingga bekerja sama dalam berbagai kegiatan sosial tanpa memandang perbedaan keyakinan. (Safira)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....