Mensyukuri Kemerdekaan Tak Cukup Dirayakan, tetapi Harus Dievaluasi

  • 06 Agt 2026 10:56 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto – Bulan Agustus menjadi momentum bagi masyarakat Indonesia untuk memperingati sekaligus mensyukuri kemerdekaan. Rasa syukur tersebut tidak cukup diwujudkan melalui perayaan semata, tetapi juga dengan menjaga kedaulatan negara, memperkuat nilai ketuhanan, melanjutkan pembangunan yang seimbang dan berkesinambungan, menegakkan keadilan, mempererat persatuan dan persaudaraan, membudayakan musyawarah mufakat, serta menghidupkan semangat gotong royong dan tolong-menolong.

Hal tersebut disampaikan Drs. K.H. Achmad Kifni dalam kajian Mutiara Pagi Pro 1 RRI Purwokerto bertajuk Mensyukuri Kemerdekaan dengan Benar Bagian 2, Kamis (6/8/2026). Ia menegaskan bahwa kemerdekaan harus diisi dengan tindakan nyata yang membawa manfaat bagi bangsa dan masyarakat.

Menjawab pertanyaan pendengar mengenai peringatan HUT RI yang identik dengan hiburan dan perlombaan, ia menjelaskan bahwa masyarakat boleh bergembira selama tidak melampaui batas. Menurutnya, makna utama peringatan kemerdekaan adalah melakukan evaluasi terhadap perjalanan bangsa.

"Negara semakin kokoh atau tidak kokoh, rakyatnya semakin makmur atau tidak. Bukan hanya pesta pora, hura-hura, atau dangdutan semalam suntuk. Ambillah hikmah dari kemerdekaan," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa masyarakat perlu memiliki sikap loyal, taat, dan patuh kepada negara, namun tetap kritis dalam memberikan masukan demi perbaikan. Momentum HUT RI ke-81, menurutnya, harus menjadi ajang evaluasi mulai dari lingkungan terkecil hingga tingkat nasional.

"Yang jelek diperbaiki, yang baik dilanjutkan," ungkapnya.

Selain itu, Ustaz Kifni juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap kegiatan perlombaan yang mengandung unsur perjudian, seperti pembelian kupon dengan hadiah yang berasal dari uang peserta. Menurutnya, perayaan kemerdekaan seharusnya tidak diwarnai praktik yang bertentangan dengan nilai-nilai agama.

Ia pun mengajak masyarakat menjadikan peringatan HUT RI sebagai momentum untuk menghindari perjudian, mabuk-mabukan, serta berbagai bentuk kemaksiatan. Dengan demikian, semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui perilaku yang membawa manfaat bagi diri sendiri, masyarakat, serta kemajuan bangsa.(Fauziyah)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....