Mahasiswa KKN UNUGHA Kelompok 19,Sosialisasi Stop BUllying di MI Muhammadiyah

  • 27 Jul 2026 13:44 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID,Cilacap - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Nahdlatul Al Ghazali (UNUGHA) Cilacap kelompok 19 mengadakan sosialisasi bertema, Stop Bullying di MI Muhammadiyah Desa Rejodadi Kecamatan Cimanggu Kabupaten Cilacap, pada Sabtu (25/7/2026))

Kegiatan ini diikuti oleh para siswa dengan penuh antusias. Sosialisasi ini bertujuan, meningkatkan pemahaman siswa mengenai bahaya perundungan atau bullying, selama ini, kegiatan diharapkan dapat menimbulkan sikap saling menghormati, serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi seluruh warga sekolah.

Bullying merupakan salah satu masalah yang masih sering terjadi dilingkungan sekolah. Banyak anak menggangap ejekan, hinaan, atau tindakan mengucilkan teman sebagai hal yang biasa, padahal tindakan tersebut dapat memberikan dampak buruk terhadap kondisi psikologis maupun perkembangan sosial korban. Oleh karena itu, mahasiswa KKN memilih tema ini sebagai salah satu program kerja edukatif yang diharapkan mampu meningkatkan kesadaran siswa sejak dini.

Sosialisasi dilakukan secara interaktif dengan menggunakan bahasa yang sederhana sehingga mudah di pahami para siswa sekolah dasar. Mahasiswa KKN Anas Natasya (Program PIAUD), menjelaskan pengertian bullying beserta berbagai bentuknya, seperti bullying verbal, fisik, dan sosial.

"Ada beberapa bentuk bullying yang bisa dilakukan kepada anak-anak sekolah, mulai dari siswa sekolah dasar hingga sekolah yang lebih tinggi, contoh (Bullying verbal (perundungan atau kekerasan yang menggunakan kata-kata lisan ataupun lisan untuk meyakiti. merendahkan dan lainnya), bullying fisik, (tindakan yang menggunakan kekerasan tubuh untuk menyakiti, merusak barang orang lain, secara berulang) bullying sosial (tindakan sengaja untuk merusak reputasi, hubungan, atau harga diri seseorang), ' ungkap Natasya.

Siswa juga diberikan contoh-contoh, tindakan yang sering terjadi di lingkingan sekolah agar mereka lebih mudah mengenali perilaku yang termasuk perundungan. Selain itu, mahasiswa juga menjelaskan dampak bullying terhadap korban, baiak dari segi kesehatan mental, rasa percaya diri, maupun semangat belajar

Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa KKN mengajak siswa untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman. Beberapa siswa mengaku pernah melihat bahkan mengalami tindakan bullyingdi lingkungan sekolah. Temuan tersebut menunjukan perundungan masih menjadi persoalaan yang perlu mendapat perhatian yang bersama. Mahasiswa menegaskan bahwa mengejek teman, menghina fisik, mengucilkan, maupun melakukan kekerasan bukanlah bentuk candaan melainkan perilaku yang dapat melukai perasaan orang lain.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, mahasiswa KKN UNUGHA kelompok 19 berharap nilai-nilai empati kepedulian, dan saling menghormati dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Siswa diharapkan lebih berani menolak tindakan bullying dan mau membantu teman yang menjadi korban.

Dengan meningkatnya seluruh kesadaran warga sekolah, lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan ramah anak dapat terus terwujud. Program ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa KKN dalam mendukung terciptanya pendidikan yang berkualitas sekaligus membangun karakter generasi muda yang peduli terhadap sesama. (Lulu Alfiyah)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....