Dari Pisang Jadi Peluang: Inovasi Olahan Pisang di Dusun Aria

  • 17 Agt 2026 10:12 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Cilacap – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 15 Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali Cilacap (UNUGHA Cilacap) melaksanakan kegiatan pelatihan pembuatan banana cake bersama masyarakat Dusun Aria, Bingkeng, Kecamatan Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap, pada Minggu (16/8/2026).

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui pelatihan keterampilan yang sederhana, kreatif, dan memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi peluang usaha. Pemilihan banana cake dilakukan karena bahan utama berupa pisang cukup mudah ditemukan dan dapat diolah menjadi makanan yang memiliki nilai tambah.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Kelompok 15 memberikan pendampingan kepada peserta mulai dari pengenalan bahan, proses persiapan, pencampuran adonan, hingga tahap pemanggangan. Peserta juga diajak untuk memahami teknik dasar pembuatan banana cake agar dapat mempraktikkannya kembali secara mandiri di rumah.

Suasana pelatihan berlangsung dengan penuh antusias dan kebersamaan. Peserta tidak hanya mengikuti setiap tahapan pembuatan, tetapi juga aktif bertanya dan berdiskusi mengenai cara menghasilkan banana cake yang lezat serta menarik. Kegiatan ini menjadi semakin menyenangkan karena proses belajar dilakukan secara langsung dan bersama-sama.

Melalui pelatihan ini, mahasiswa berharap masyarakat dapat memperoleh keterampilan baru yang tidak hanya bermanfaat untuk kebutuhan keluarga, tetapi juga berpotensi dikembangkan sebagai kegiatan produktif. Olahan pisang yang sebelumnya sederhana dapat menjadi produk makanan yang memiliki nilai jual apabila dikemas dan dipasarkan dengan baik.

Ketua Koordinator Desa KKN Kelompok 15, Faizal Sejati, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mahasiswa untuk memberikan kegiatan yang memiliki manfaat praktis bagi masyarakat.

“Melalui pelatihan ini, kami berharap masyarakat dapat memperoleh keterampilan baru yang sederhana tetapi bisa dikembangkan. Semoga banana cake tidak hanya menjadi makanan untuk dinikmati bersama, tetapi juga dapat menjadi ide usaha yang bisa memberikan nilai tambah,” ujar Faizal.

Kegiatan pelatihan pembuatan banana cake juga menjadi ruang bagi mahasiswa dan masyarakat untuk mempererat hubungan selama masa pengabdian. Tidak hanya berbagi pengetahuan, mahasiswa turut belajar dari masyarakat mengenai kebersamaan, kreativitas, dan semangat untuk memanfaatkan potensi yang ada di lingkungan sekitar.

Pada akhirnya, pelatihan tersebut bukan sekadar kegiatan memasak. Dari bahan sederhana berupa pisang, lahir sebuah pengalaman tentang kreativitas, keterampilan, dan peluang. Satu resep mungkin menghasilkan sebuah kue, tetapi sebuah keterampilan dapat membuka jalan menuju peluang baru. ( Hani Nur Naeni)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....