Masyarakat Diajak Bijak dan Aman Beraktivitas di Ruang Siber
- 15 Jul 2026 07:41 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID,PURWOKERTO – Literasi digital menjadi salah satu kunci penting dalam membangun masyarakat yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi. Hal tersebut mengemuka dalam program Literasi Digital Pro 1 RRI Purwokerto yang mengangkat tema "Masyarakat Cerdas Digital: Bijak dan Aman di Ruang Siber", Selasa (14/7/2026).
Narasumber Nailul Barokah, S.Kom., M.Si. mengatakan, kemudahan mengakses informasi melalui internet harus diimbangi dengan kemampuan masyarakat dalam menyaring informasi serta menjaga keamanan data pribadi.
"Literasi digital bukan hanya tentang kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga bagaimana kita bersikap bijak, bertanggung jawab, dan mampu melindungi diri dari berbagai ancaman di ruang siber," ujarnya.
Ia menjelaskan, masyarakat perlu meningkatkan kesadaran terhadap berbagai ancaman di ruang digital, mulai dari penyebaran hoaks, penipuan daring (online scam), pencurian data pribadi, hingga perundungan siber.
"Sebelum membagikan sebuah informasi, pastikan terlebih dahulu kebenarannya. Jangan mudah percaya pada tautan, pesan, atau informasi yang belum jelas sumbernya karena dapat menjadi pintu masuk berbagai kejahatan siber," jelasnya.
Selain aspek keamanan, Nailul menekankan pentingnya membangun jejak digital yang positif. Menurutnya, setiap aktivitas yang dilakukan di media sosial maupun platform digital akan meninggalkan rekam jejak yang dapat memengaruhi reputasi seseorang di masa mendatang.
| Baca juga: Tips Terhindar dari Kejahatan Siber |
"Apa yang kita unggah hari ini akan menjadi jejak digital yang bisa dilihat siapa saja. Karena itu, manfaatkan media digital untuk hal-hal yang produktif, edukatif, dan memberikan manfaat bagi diri sendiri maupun orang lain," katanya.
Dalam dialog tersebut, Nailul juga mengingatkan masyarakat untuk menerapkan langkah-langkah sederhana dalam menjaga keamanan akun digital, seperti menggunakan kata sandi yang kuat, mengaktifkan autentikasi dua faktor (2FA), serta rutin memperbarui perangkat lunak.
"Keamanan digital dimulai dari kebiasaan sederhana. Gunakan password yang kuat dan berbeda untuk setiap akun, aktifkan autentikasi dua faktor, dan jangan pernah membagikan kode OTP kepada siapa pun," tegasnya.
Melalui program Literasi Digital ini, RRI Purwokerto terus berkomitmen menghadirkan edukasi kepada masyarakat agar mampu menjadi pengguna internet yang cerdas, bijak, dan aman. Dengan meningkatnya literasi digital, diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan teknologi informasi secara optimal sekaligus menciptakan ruang digital yang sehat, produktif, dan bertanggung jawab.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....