Pencegahan Perundungan Harus Dimulai dari Sekolah Ramah Anak

  • 24 Jun 2026 08:29 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID,Purwokerto – Sekolah ramah anak dinilai menjadi kunci utama dalam mencegah kasus perundungan (bullying) yang masih terjadi di lingkungan pendidikan. Upaya pencegahan tidak cukup dilakukan setelah kasus muncul, tetapi harus dimulai melalui sistem sekolah yang aman, inklusif, dan mendukung perkembangan anak.

Kaprodi PGSD UNUGA Cilacap, Aris Naini Duyanti, M.Pd., dalam dialog interaktif RRI Purwokerto bertema "Perlindungan Bullying Anak: Perspektif Pendidikan, Gender, dan Hukum", mengatakan sekolah perlu membangun budaya yang menyenangkan bagi peserta didik.

Menurutnya, sekolah ramah anak harus memiliki aturan yang jelas, sanksi yang tegas terhadap pelaku perundungan, serta komunikasi yang terbuka antara guru dan orang tua.

"Kerja sama antara sekolah dan wali murid menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman bagi anak," ujarnya.

Ia menambahkan, pendekatan perlindungan anak saat ini lebih menekankan aspek preventif dan promotif, termasuk penguatan keamanan digital di tengah meningkatnya aktivitas anak di ruang siber.

Aris mencontohkan pembentukan paguyuban kelas sebagai sarana komunikasi yang efektif untuk mendeteksi persoalan anak sejak dini. Dengan keterlibatan orang tua, berbagai potensi masalah dapat segera diidentifikasi sebelum berkembang menjadi kasus yang lebih serius.

Dalam kesempatan yang sama, ia juga menyoroti pentingnya sekolah menghargai bakat dan minat anak tanpa membatasi berdasarkan stereotip gender. Menurutnya, lingkungan pendidikan harus menjadi ruang yang aman bagi seluruh peserta didik untuk berkembang sesuai potensinya.

Aris menegaskan peran orang tua dalam memilih sekolah dan membangun kedekatan emosional di rumah merupakan pondasi utama perlindungan anak dari berbagai bentuk kekerasan maupun perundungan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....