Pendidikan Gender pada Anak Usia Dini: Mengajarkan Bukan Mendikte

  • 12 Jun 2026 14:58 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto - Masa Golden Age adalah periode waktu yang sangat berharga dan berpotensi besar untuk mencapai kesuksesan dan kejayaan.Dalam siaran Jelita (Jendela Informasi Kita) Pro 1 RRI Purwokerto membahas topik Pendidikan Gender pada Anak Usia Dini. Program ini menghadirkan dua narasumber: Rosalia Indah Prasetya Ningrum (Sie Liturgi) dan Roza Wido Sukestri (Sie Humas) dari Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) St. Agustinus Purbalingga.

“Fokus utama adalah usia 0 hingga 6 tahun. Ia menyebut periode ini sebagai golden age di mana anak mulai mengerti identitasnya. Usia dini itu kan mulai dari 0-6 tahun dan itu adalah golden age bagaimana supaya mereka itu lebih bisa mengerti siapa sih dirinya, nah kalau sampai dewasa nanti, bisa jadi sudah terlambat,” jelas Rosalia.

"Sekarang maraknya kekerasan seksual ini juga disebabkan karena kurangnya pendidikan tentang batasan tubuh dan keselamatan diri. Ini dapat membuat anak-anak rentan terhadap kekerasan seksual,” kata Roza.

Lebih lanjut, Rosalia menambahkan bahwa tantangan terbesar saat ini adalah membangun komunikasi yang efektif di dalam keluarga. Ia mengamati, anak-anak yang bermasalah seringkali karena minimnya interaksi yang mendalam (deep talk) dengan orang tua.

"Anak-anak yang bermasalah itu kan juga sebetulnya banyakan jauh dari orang tuanya, atau di dalam rumah mereka itu nggak bisa ada deep talk untuk bicara lebih dalam," tambahnya.

WKRI berharap, melalui pendekatan yang lebih hangat dan terbuka, orang tua dapat membimbing anak-anak menjadi pribadi yang sehat secara mental dan sosial.

"Semoga dengan kita mau lebih dekat dengan anak-anak, kita mau mengerti mereka, maka mereka akan menjadi pribadi yang penuh kasih." pungkas Rosalia Indah Prasetya Ningrum.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....