Fokus dan Istirahat Jadi Kunci Menghindari “Kesibukan Palsu”
- 09 Jun 2026 07:54 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto - Kemampuan menjaga fokus dan menyeimbangkan waktu kerja dengan istirahat dinilai menjadi kunci untuk menghindari fenomena fake busy atau kesibukan palsu yang banyak dialami generasi muda. Pesan tersebut mengemuka dalam program International Channel RRI Pro 2 Purwokerto yang mengangkat tema "Are We Really Busy or Just Distracted?".
Diskusi membahas cara membangun produktivitas di tengah banyaknya gangguan digital. Faiza menilai kualitas pekerjaan lebih penting dibandingkan jumlah tugas yang diselesaikan.
Ia memilih mengerjakan sedikit tugas dengan fokus penuh daripada banyak tugas dengan hasil yang kurang maksimal. “Aku pasti memilih menyelesaikan sedikit tugas dengan fokus penuh, karena aku lebih memilih kualitas daripada kuantitas,” kata Faiza.
Rere juga berpendapat bahwa fokus pada satu pekerjaan menghasilkan hasil yang lebih baik. Menurutnya, perhatian yang tidak terbagi membuat seseorang dapat menyelesaikan tugas secara lebih efektif.
“Ketika kamu benar-benar fokus, kamu bisa menyelesaikan pekerjaanmu jauh lebih cepat dan lebih efisien,” ujar Rere.
Dalam pembahasan mengenai multitasking, para narasumber menilai kebiasaan mengerjakan banyak hal sekaligus sering kali justru mengurangi produktivitas. Perhatian yang terus berpindah membuat pekerjaan membutuhkan waktu lebih lama untuk diselesaikan.
Selain fokus, istirahat yang cukup juga dianggap penting untuk menjaga performa. Faiza mengatakan seseorang perlu memahami batas kemampuan tubuh agar dapat bekerja secara optimal.
“Kadang mengambil istirahat sebenarnya adalah pilihan yang lebih produktif. Kita harus tahu batas tubuh kita,” kata Faiza.
Pada akhir diskusi, para narasumber membagikan sejumlah tips untuk mengurangi distraksi. Di antaranya menghindari membuka media sosial setelah bangun tidur, mematikan notifikasi yang tidak penting, serta menjauhkan ponsel saat belajar atau bekerja.
Mereka berharap generasi muda tidak lagi mengukur keberhasilan dari seberapa sibuk seseorang terlihat. Produktivitas dinilai lebih tepat diukur dari hasil, kemajuan, dan keseimbangan hidup yang berhasil dicapai.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....