ESDM Jateng Soroti Ancaman Kerusakan Air Tanah
- 26 Mei 2026 08:55 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas – Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah menyoroti pentingnya pengendalian pemanfaatan air tanah untuk mencegah kerusakan lingkungan.
Hal itu disampaikan Sokhwatul Aghnia, ST., MT., dari Bidang Geologi dan Air Tanah Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah saat menjadi pemateri dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Air Tanah di Cabang Dinas ESDM Slamet Selatan, Senin (25/5/2026) pagi.
| Baca juga: ESDM Ingatkan Denda Pelanggaran Air Tanah |
Menurut Aghnia, air tanah merupakan sumber daya yang proses pembentukannya sangat lambat sehingga perlu dijaga keberlangsungannya.“Air tanah termasuk sumber daya yang pembaruannya membutuhkan waktu sangat lama, bahkan bisa mencapai ribuan tahun,” ujarnya.
Ia menjelaskan, di sejumlah cekungan air tanah (CAT) di Jawa Tengah terjadi pengambilan air tanah secara intensif. Kondisi itu menyebabkan beberapa wilayah masuk kategori rawan hingga rusak.Karena itu, diperlukan langkah konservasi melalui pengendalian penggunaan air tanah, khususnya untuk kegiatan usaha dan industri.
Dalam pemaparannya, Aghnia juga menjelaskan pemanfaatan air tanah untuk kegiatan usaha diarahkan menggunakan akuifer tertekan atau sumur dalam guna melindungi sumber air masyarakat yang umumnya memanfaatkan air tanah dangkal.
Rakor tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman para pemangku kepentingan mengenai pengelolaan air tanah berkelanjutan di wilayah Banyumas dan sekitarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....