Mengubah Limbah Kertas Menjadi Kehidupan Baru: Sampah yang Berbicara lewat Karya

  • 12 Mei 2026 07:31 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto - Limbah kertas sering kali hanya dianggap sebagai sampah yang tidak lagi memiliki nilai guna setelah digunakan di sekolah maupun perkantoran. Komunitas COMots hadir dengan inovasi untuk mendaur ulang limbah tersebut menjadi paper seed, yaitu kertas daur ulang yang disisipi benih tanaman di dalamnya.

Dalam segmen SPADA Selamat Pagi Teman Pro 2 RRI Purwokerto bersama Ermit Three Ermit Three - Founder Comotz dan Siti Nur Maela - Public Relation yang membahas tema “Mengubah Limbah Kertas Menjadi Kehidupan Baru”.

“Inovasi ini berawal dari keresahan pribadi terhadap tumpukan kertas bekas yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Kertas memiliki sifat yang mudah didaur ulang, sehingga menjadi langkah sederhana untuk memberikan "kehidupan baru" bagi barang yang sudah tidak terpakai,” ungkap Ermit Three.

“Paper seed ini tidak hanya sekadar kertas estetik untuk menulis, tetapi juga berfungsi sebagai media tanam yang ramah lingkungan. Benih sayuran seperti bayam yang diselipkan di dalam kertas tersebut terbukti beneran bisa tumbuh dan dipanen saat ditanam kembali ke tanah,” lanjut Siti Nur Maela.

Selain menjadi media tanam, limbah kertas ini berpotensi besar untuk dikembangkan menjadi produk ekonomi kreatif seperti kartu ucapan, buket bunga, hingga souvenir yang berkelanjutan. COMots berencana menjadikan teknik pengolahan ini sebagai media edukasi bagi anak sekolah agar mereka lebih peduli terhadap pengelolaan limbah sejak dini.

Komunitas ini mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menangani limbah yang mereka hasilkan setiap hari. Dengan langkah kecil seperti mendaur ulang selembar kertas, setiap orang dapat berkontribusi dalam menjaga kelestarian bumi sekaligus menumbuhkan harapan baru bagi lingkungan. (Khofifah)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....