Rumah: Lebih dari Sekadar Tempat Berteduh

  • 04 Mei 2026 07:08 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto - Bukan hanya bangunan yang memiliki atap dan dinding, tempat berteduh agar tidak terkena hujan dan panas, rumah menjadi sarana pembinaan keluarga serta tempat berlindung bagi keluarga. Dalam hal ini, tentunya rumah juga bukan sekadar menjadi tempat pulang untuk hal itu, tetapi juga dari aspek psikologis penghuninya.

Ruang Psikologi Pro 1 RRI Purwokerto bersama Poppy Nenta Benitha, M.Psi yang membahas tema “Rumah Tempat Pulang”. Pembahasan ini tentunya akan berkaitan dengan aspek psikologi keluarga sebagai rumah tempat pulang.

Di awal Poppy mengungkapkan bahwa di dalam keluarga terdapat dua orang atau lebih yang memiliki peran. “Di dalam keluarga itu ada dua orang atau lebih yang mana mereka itu memiliki peran. Jadi, memiliki peran masing-masing, seperti ayah dan ibu, kemudian memiliki anak atau sepasang suami dan istri seperti itu,” jelasnya.

Ia juga menambahkan kalau tidak semua keluarga memiliki hubungan yang harmonis, dan hal ini tentunya akan sangat riskan ketika sampai terdapat masalah yang dampaknya bagi keluarga tersebut sendiri atau pun orang lain.

Ketidakharmonisan yang terjadi dalam keluarga tentunya akan berpengaruh terhadap anggota keluarga itu sendiri, termasuk pada anak. Poppy menuturkan beberapa hal yang terjadi Ketika rumah yang seharusnya menjadi tempat pulang bagi semua anggota keluarga, tetapi malah menjadi ruang penuh dengan masalah.

“Dampak buruk bagi anak itu anak akan merasa rendah diri. Jadi, kurang PD self confidence-nya itu kena gitu loh. Ketika melihat orang tuanya kok bertengkar, orang tuanya kok diam-diaman, kok saling lempar piring kayak gitu kan. Anak itu akan merasa rendah diri. Kemudian mereka akan tumbuh menjadi pribadi yang tertutup dan juga memiliki emosi yang tidak stabil gitu. Karena sejatinya anak itu kan meniru ya, meniru orang tua, melihat orang tua,” jelas Poppy.

Dengan demikian, pada dasarnya rumah menjadi tempat pulang bagi setiap anggota keluarga. Dengan keadaan rumah yang harmonis, maka akan tercipta pula tempat pulang yang aman dan tepat bagi orang tua dan anak untuk tumbuh dan berkembang dengan kepribadian yang baik. (Helmalia)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....