Perlu Menjangkau Gen Z, Dakwah Harus Adaptif dan Segmentatif

  • 28 Apr 2026 16:44 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto - Dalam upaya memperluas jangkauan dakwah, Ustaz Dr. Enjang Burhanuddin Yusuf.,M.Pd menilai penting bagi Radio Republik Indonesia untuk lebih serius menyasar generasi muda atau Gen Z. Ia mengungkapkan, berdasarkan pengamatannya, karakter audiens program Mutiara Pagi saat ini terbagi ke dalam beberapa segmen.

Pendengar melalui sambungan telepon umumnya berasal dari kalangan usia lanjut yang merupakan pendengar setia sejak lama. Sementara itu, audiens dari platform digital seperti YouTube menunjukkan karakter yang lebih beragam, mulai dari ibu rumah tangga hingga generasi muda. Bahkan, jangkauan siaran juga telah menembus audiens internasional.

“Ada yang mengikuti dari Australia. Itu menunjukkan bahwa dakwah digital tidak lagi dibatasi oleh wilayah,” ungkapnya.

Selain YouTube, interaksi melalui WhatsApp juga didominasi oleh ibu rumah tangga yang aktif mengirimkan pertanyaan. Hal ini menunjukkan bahwa setiap platform memiliki karakter audiens yang berbeda.

Melihat kondisi tersebut, Ustaz Enjang menekankan perlunya pendekatan segmentatif dalam penyajian konten dakwah. Ia menilai Gen Z membutuhkan pendekatan yang lebih relevan, baik dari segi bahasa, gaya komunikasi, maupun format konten.

“Gen Z ini belum terlalu disentuh. Maka perlu pendekatan yang berbeda, termasuk menghadirkan pendakwah muda dan format yang lebih sesuai seperti podcast,” katanya.

Ia berharap ke depan dakwah melalui radio dapat dikembangkan secara lebih inovatif, tidak hanya mempertahankan pendengar lama, tetapi juga mampu menarik minat generasi baru agar tetap menjadikan radio sebagai salah satu sumber pembelajaran dan inspirasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....