Berpotensi Jadi Khalifah Bumi, Gen Z Perlu Seimbangkan Intelektual dan Spiritual
- 11 Sep 2026 19:46 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas - Generasi Z dinilai memiliki peran penting dalam menjaga dan mengelola kehidupan di bumi karena manusia mendapat amanah sebagai khalifah. Peran tersebut tidak hanya berkaitan dengan kemampuan intelektual, tetapi juga membutuhkan kematangan spiritual dan kepekaan dalam memahami berbagai persoalan di lingkungan sekitar.
Kepala Jurusan Studi Agama dan Tasawuf UIN Saizu Purwokerto, Waliko, M.A, dalam Dialog Tasbih Pro 2 RRI Purwokerto, Jumat 11 September 2026, mengatakan konsep khalifah dalam Al-Qur'an menempatkan manusia sebagai pihak yang mendapat amanah untuk mengelola bumi sesuai dengan petunjuk Allah. Amanah tersebut sekaligus disertai tanggung jawab terhadap keberlanjutan kehidupan.
“Khalifa itu sama dengan amanah plus tanggung jawab, plus pengelolaan dan plus pertanggungjawaban,” katanya.
Menurutnya, manusia diberikan kemampuan intelektual dan spiritual yang membedakannya dari makhluk lainnya. Potensi tersebut seharusnya digunakan untuk mengambil keputusan, memahami kondisi di sekitarnya, serta menentukan tindakan yang memberikan manfaat.
Waliko menjelaskan, menjadi khalifah bukan berarti manusia memiliki kekuasaan tanpa batas terhadap bumi. Pemanfaatan sumber daya alam harus tetap memperhatikan keberlanjutan agar generasi berikutnya tetap dapat menikmati manfaat yang tersedia.
Ia menilai generasi Z memiliki tantangan sekaligus peluang besar karena tumbuh di tengah perkembangan teknologi dan arus informasi yang sangat cepat. Kondisi tersebut seharusnya tidak hanya dimanfaatkan untuk mengikuti tren, tetapi juga untuk meningkatkan pengetahuan dan mengambil peran dalam menyelesaikan persoalan di lingkungan.
Waliko mencontohkan, kepekaan terhadap persoalan lingkungan dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana, seperti membersihkan sungai yang dipenuhi sampah. Menurutnya, kemampuan melihat persoalan dan mengambil bagian dalam penyelesaiannya merupakan bentuk tanggung jawab manusia sebagai khalifah.
Ia menambahkan, generasi muda perlu memiliki kemampuan memahami realitas agar tidak hanya menjadi penonton terhadap berbagai persoalan sosial dan lingkungan. Dengan kapasitas intelektual, spiritual, serta kepekaan terhadap lingkungan, generasi Z diharapkan mampu menjadi pelaku perubahan yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan keberlanjutan bumi.
Waliko menegaskan bahwa kehidupan manusia memiliki waktu yang terbatas sehingga masa muda perlu dimanfaatkan untuk menghasilkan kontribusi nyata. Menurutnya, ukuran keberhasilan bukan hanya pencapaian pribadi, tetapi juga seberapa besar manfaat yang dapat diberikan kepada orang lain dan lingkungan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....