Tips Cerdas Transaksi Online: Jaga Data, Jaga Dompet!
- 29 Mar 2026 20:57 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Di tengah kemudahan transaksi serba digital, ancaman kejahatan siber seperti phishing hingga pembobolan akun kian mengintai. Bagi generasi muda yang sangat bergantung pada aplikasi mobile banking, menjaga keamanan data pribadi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah keharusan agar isi dompet digital tetap terjaga.
Agar tidak menjadi korban, ada beberapa langkah preventif yang bisa dilakukan tanpa harus ribet, mulai dari hal-hal mendasar hingga fitur keamanan tingkat lanjut. Langkah pertama yang paling fundamental adalah menjaga kerahasiaan data akses.
Mengutip tips dari laman Bank Sinarmas, pengguna sangat disarankan untuk tidak memberikan kode OTP (One-Time Password), PIN, maupun User ID kepada siapapun, termasuk pihak yang mengaku dari bank. Bank Sinarmas juga menekankan pentingnya mengganti kata sandi secara berkala dan menghindari penggunaan data yang mudah ditebak seperti tanggal lahir.
Pastikan juga Anda mengaktifkan notifikasi transaksi melalui SMS atau e-mail agar setiap pergerakan saldo dapat terpantau secara real-time. Seringkali kita tergoda menggunakan fasilitas internet gratis saat berada di tempat umum.
Namun, melansir panduan dari laman Bank Mandiri, bertransaksi menggunakan jaringan Wi-Fi publik sangat berisiko karena lebih mudah disusupi oleh peretas. Bank Mandiri menyarankan agar nasabah selalu menggunakan jaringan internet pribadi atau paket data seluler saat melakukan transaksi perbankan serta pastikan untuk selalu melakukan log out setelah selesai menggunakan aplikasi.
Teknologi saat ini sudah menyediakan lapisan perlindungan ekstra yang lebih personal. Berdasarkan ulasan dari laman OCBC, penggunaan fitur biometrik seperti pemindai sidik jari (fingerprint) atau pengenalan wajah (face ID) sangat direkomendasikan untuk mengakses aplikasi perbankan.
OCBC juga mengingatkan agar nasabah hanya mengunduh aplikasi mobile banking resmi dari toko aplikasi sah seperti Play Store atau App Store. Hindari mengeklik tautan (link) mencurigakan yang dikirimkan melalui pesan singkat atau media sosial, karena bisa jadi itu adalah jebakan malware yang dirancang untuk mencuri data sensitif Anda.
Keamanan transaksi perbankan sebenarnya bermula dari kewaspadaan pengguna itu sendiri. Dengan memahami modus-modus penipuan terbaru dan menerapkan langkah-langkah keamanan di atas, kenyamanan bertransaksi secara online dapat dinikmati tanpa rasa cemas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....