Pentingnya Kecerdasan Kultural di Era Integrasi Asia

  • 28 Mar 2026 14:08 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto: Rangkaian Eurasia International Public Lecture Series 2026 yang digelar di Hall Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman, Sabtu pagi, mengangkat tema penguatan keberagaman budaya dan pembangunan berkelanjutan di komunitas Asia. Kegiatan ini menghadirkan narasumber Dr. Susi Widianti, M.Pd, M.A, dosen dari Universitas Pendidikan Indonesia Bandung.

Dalam paparannya, Dr. Susi menekankan pentingnya kecerdasan kultural atau cultural intelligence dalam menghadapi era globalisasi yang ditandai dengan meningkatnya mobilitas manusia antarnegara. Data tahun 2025 menunjukkan jutaan warga Indonesia bekerja dan belajar di luar negeri, sementara jutaan warga asing juga tinggal di Indonesia.

Menurutnya, "kondisi ini menuntut kemampuan individu untuk memahami, menyesuaikan diri, serta berinteraksi secara efektif dalam lingkungan multikultural. Hal ini menjadi penting untuk meminimalisasi kesalahpahaman yang kerap terjadi akibat perbedaan nilai dan norma budaya," pungkasnya.

Ia menjelaskan bahwa, "kecerdasan kultural terdiri dari empat dimensi utama, yakni metakognitif, kognitif, motivasional, dan perilaku. Keempat aspek ini saling berkaitan dalam membentuk kemampuan adaptasi seseorang di lingkungan baru," jelasnya.

Dr. Susi juga menyoroti pentingnya memahami budaya kerja di negara tujuan, seperti Jepang, yang sangat menjunjung tinggi kedisiplinan waktu, kerja tim, serta kesopanan dalam berkomunikasi.

Selain itu, pemahaman terhadap komunikasi verbal dan nonverbal juga dinilai krusial, mengingat banyak makna tersirat dalam interaksi lintas budaya yang tidak selalu disampaikan secara langsung.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu meningkatkan kesiapan diri dalam menghadapi tantangan global, khususnya dalam beradaptasi di lingkungan lintas budaya yang semakin kompleks.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....