Personal Branding 360° Dimulai dari Self Awareness

  • 04 Agt 2026 15:08 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto – Pesatnya perkembangan media sosial serta kecerdasan buatan, membangun personal branding menjadi hal yang penting bagi generasi sekarang. Namun, personal branding yang baik bukan hanya menampilkan citra menarik di dunia digital, melainkan harus mencerminkan kepribadian yang autentik dalam kehidupan aslinya.

Dalam program SPADA Pro 2 RRI Purwokerto edisi senin (3/8/2026), bersama Tri Prasetyo seorang Content Creator, yang membahas Personal Branding 360°.

"Kalau kita dikenal ramah di media sosial, maka saat bertemu langsung kita juga harus menunjukkan sikap yang sama. Jangan sampai ada perbedaan antara dunia online dan dunia nyata," ujarnya.

Prasetyo menjelaskan bahwa di era digital saat ini, jejak digital menjadi salah satu hal yang pertama kali dilihat orang sebelum mengenal seseorang. Oleh karena itu, setiap konten yang dibagikan perlu mencerminkan nilai diri dan dapat memberikan dampak positif.

"Orang sekarang sering mengenal kita lebih dulu melalui Instagram, TikTok, LinkedIn, atau platform lainnya. Apa yang kita unggah akan menjadi rekam jejak digital yang bisa membuka peluang kerja maupun memperluas relasi," jelasnya.

Langkah pertama untuk membangun personal branding adalah mengenal potensi diri sendiri terlebih dahulu. Kita perlu tahu apa sebenarnya minat dan kelebihan kita dalam bidang tertentu yang benar-benar disukai agar bisa menghasilkan karya yang konsisten. Ia mencontohkan pengalamannya saat awal menjadi content creator. Kala itu dirinya sempat berpindah-pindah tema konten, mulai dari kuliner hingga ulasan hotel, namun hasilnya belum memuaskan. Setelah kembali fokus pada konten perjalanan wisata yang memang menjadi minatnya, jumlah penonton dan pengikut perlahan meningkat.

"Tantangan terbesar justru datang dari diri sendiri. Ketika kita sudah tahu apa yang kita sukai dan fokus mengembangkannya, hasilnya akan terlihat seiring waktu," katanya.

Selain konsisten dalam membuat karya, Pras juga menekankan pentingnya menjaga orisinalitas dalam berkarya. Jangan hanya karena ingin viral malah meniru konten orang lain demi mendapatkan views.

Sebagai mahasiswa Magister Ilmu Komunikasi, Pras mengaku ilmu yang dipelajarinya turut membantu dalam membangun personal branding. Menurutnya, kemampuan memahami audiens, memilih bahasa yang tepat, serta membangun komunikasi dua arah menjadi modal penting bagi seorang content creator. (Safira)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....