Cegah Bullying, Lindungi Anak Anda: Tips untuk Orang Tua

  • 27 Mar 2026 07:32 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto : Bullying masih menjadi persoalan yang kerap terjadi di lingkungan anak, baik di sekolah maupun dalam pergaulan sehari-hari. Fenomena ini menunjukkan pentingnya peran keluarga dalam membentuk ketahanan mental anak agar mampu menghadapi tekanan sosial sekaligus tidak menjadi pelaku perundungan.

Upaya pencegahan bullying sebaiknya dimulai dari lingkungan keluarga. Keluarga menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter anak. Artinya, penguatan dari dalam menjadi langkah awal agar anak memiliki kesiapan mental saat berinteraksi di luar rumah.

Banyak kasus bullying yang ada justru berakar dari kurangnya penguatan emosional pada anak. Padahal, jika sejak awal anak dibekali kepercayaan diri dan pendampingan yang tepat, potensi menjadi korban dapat diminimalkan.

“Sebetulnya itu bisa diantisipasi, kita kuatkan dulu kondisi anak dalam keluarga, orang tua memberikan pendampingan, support, dan pendidikan,” ujar Rahmawati Wulandari, M.Si., Psikolog dari IIDI GOW Banyumas, dalam program siaran Jelita Pro 1 RRI Purwokerto.

Selain itu, orang tua juga perlu memahami fase perkembangan anak. Pada usia dini, penguatan mental dapat dilakukan dengan melatih keberanian anak dalam menghadapi situasi sosial. Sementara pada usia sekolah dan remaja, pendekatan komunikasi menjadi lebih penting agar anak merasa didengar dan dihargai.

Tidak hanya fokus pada korban, orang tua juga perlu mencegah anak menjadi pelaku bullying. Hal ini dapat dilakukan dengan memberikan pemahaman tentang perilaku yang baik, serta membangun empati sejak dini. Kebiasaan sederhana seperti menghargai orang lain dan tidak merendahkan fisik menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter.

Di sisi lain, lingkungan sekolah juga memiliki peran strategis dalam mencegah bullying. Diperlukan kesepahaman antara guru, tenaga pendidik, dan siswa terkait batasan perilaku yang tidak dapat ditoleransi. Dengan demikian, tercipta lingkungan yang aman dan nyaman bagi tumbuh kembang anak.

Melalui penguatan keluarga dan dukungan lingkungan sekitar, diharapkan kasus bullying dapat ditekan. Anak tidak hanya terlindungi dari perundungan, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, berempati, dan mampu berinteraksi secara sehat di tengah masyarakat. (Dwinanda)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....