Menghadapi Al Kabair: Strategi dan Doa untuk Mengatasi Rencana Jahat
- 07 Mar 2026 12:23 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto : Allah SWT mengancam para pelaku rencana jahat dan tipu muslihat, apalagi bila korban mereka adalah kaum Muslimin. Ada banyak keterangan di dalam Al Qur’an dan sunnah yang menegaskan ancaman demikian.
Seperti dijelaskan Ustazah Hj. Sri Ningsih, S.Pd., M.Si dalam dialog Religi Pagi Pro 1 RRI Purwokerto yang membahas tentang yang termasuk dalam dosa-dosa besar adalah rencana jahat dan tipu daya muslihat.
Dalam pemahaman ulama istilah makar tidak selalu sama sebagaimana yang dipahami dalam perspektif politik, yakni usaha menggulingkan pemerintah yang sah, maka dalam konteks agama islam dipandang sebagai perbuatan jahat yang dilakukan secara sembunyi-bunyi.
| Baca juga: Seni Mengelola Waktu: Solusi Atasi Kewalahan |
Tujuannya adalah untuk mencelakakan orang lain baik secara individu atau kolektif. Rencana jahat yang dilakukan menimbulkan banyak kerugian dari berbagai pihak secara tidak langsung maupun langsung, maka untuk itu akan mendapatkan balasan berupa siksa neraka.
Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Hibban Rasulullah SAW bersabda “Barang siapa yang menipu maka ia tidak termasuk golongan kami, bukan golongan orang muslim dan ditempatkan di neraka”
Menurut Ustazah Hj. Sri Ningsih makar dapat berupa penipuan publik, dengan demikian orang yang ditarget akan tampak jahat di mata publik meskipun tidak didukung oleh bukti valid yang disebut juga hoax pada zaman sekarang.
Termasuk penipuan online salah satu bagian dosa besar tipu daya karena merugikan orang lain. Karakter orang muslim yang sebenarnya tidak dzolim bahkan melakukan penipuan. Bahkan Rasulullah menegaskan bahwa orang-orang seperti itu bukan golongan muslimin imbuhnya.
Hal ini diperkuat oleh dalil Q.S An-nisa ayat 142, Allah SWT berfirman yang artinya “Sesungguhnya orang munafik itu hendak menipu Allah, tapi Allah lah yang akan menipu mereka”
Ustazah Hj. Sri Ningsih turut menambahkan bahwasannya dalam islam Allah SWT memperbolehkan hambaNya untuk membalas makar tersebut dengan perbuatan yang sama atau dengan doa, meskipun Allah lebih menyukai orang-orang bersabar.
Untuk orang-orang yang berbuat makar sesungguhnya perbuatan mereka tidak dapat bersembunyi dari Allah. Mereka dapat menyembunyikan diri dari manusia namun tidak dengan Allah, hakikatnya Allah maha mengawasi. Q.S Al-Maidah ayat 106.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....