Terpisah 14 Tahun, Secercah Ingatan Jadi Jembatan Pulang
- 11 Feb 2026 15:47 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Kebumen — Ingatan Bambang, warga Pasuruan, Jawa Timur tentang sosok bernama Sumedi, melekat di kepalanya selama 14 tahun . Tanpa alamat dan nomor kontak, Bambang hanya berbekal potongan kenangan tentang sebuah pasar di Kebumen yang berada tak jauh dari pantai selatan.
Harapan itu ia sampaikan melalui Aplikasi Dumas Presisi dan e-Lapor Polri pada Selasa, 3 Februari 2026. Dalam laporannya, Bambang mengungkapkan kerinduannya untuk kembali terhubung dengan sepupu yang telah lama terpisah. Laporan tersebut diterima admin Polres Kebumen yang kemudian menindaklanjuti dengan menelusuri sejumlah pasar di wilayah pesisir.
Koordinasi dilakukan dengan jajaran Polsek yang memiliki wilayah pantai. Dari petunjuk terbatas itu, polisi mulai mencari sosok bernama Sumedi. Penelusuran mengerucut ke wilayah Polsek Puring. Melalui patroli dialogis, Kanit Intelkam Polsek Puring Aiptu Cipto Rudi bersama Bhabinkamtibmas memperoleh informasi tentang seorang pria bernama Sumedi di Desa Kebadongan, Kecamatan Klirong.

Kepastian diperoleh pada Rabu, 11 Februari 2026, saat Bhabinkamtibmas Polsek Klirong Bripka Ari Kurniawan mendatangi kediaman Sumedi. Di hadapan petugas, Sumedi membenarkan bahwa dirinya berasal dari Pasuruan. Ia diketahui merupakan pensiunan pegawai negeri sipil di Dinas Pendidikan yang telah lama menetap di Kebumen.
Polres Kebumen kini memfasilitasi proses pertemuan kembali kedua keluarga yang terpisah selama lebih dari satu dekade tersebut.
Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan, kisah ini menjadi bukti bahwa pelayanan publik harus dijalankan dengan cepat dan penuh empati.
“Kami berkomitmen merespons setiap laporan masyarakat. Di balik setiap laporan, ada harapan dan perasaan yang harus dihargai,” ujar Kapolres, Rabu (11/2/2026).
Menurutnya, moto Respons Cepat, Tulus Melayani bukan sekadar slogan, tetapi diwujudkan melalui tindakan nyata. Dari secuil ingatan tentang pasar dan pantai, kerinduan yang tertahan selama 14 tahun akhirnya menemukan jalan pulang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....