Pembukaan Sekolah Rakyat Banyumas Dimajukan, Pembelajaran Dimulai Awal Agustus
- 27 Jul 2026 14:31 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas – Pembukaan Sekolah Rakyat Kabupaten Banyumas dipastikan maju dari jadwal semula. Pembukaan yang sebelumnya direncanakan berlangsung pada 30 Juli 2026, kini dijadwalkan pada 29 Juli 2026, menyusul kesiapan sarana prasarana sekolah.
Kepala Sekolah Rakyat Banyumas, Siti Isbandiyah, mengatakan percepatan jadwal dilakukan setelah hasil evaluasi menunjukkan seluruh persiapan utama telah siap dilaksanakan.
"Opening-nya dimajukan karena kita sudah dinilai siap, kemudian juga menyesuaikan agenda Pak Bupati. Insya Allah tanggal 29 Juli pembukaan, kemudian dilanjutkan Cek Kesehatan Gratis dan setelah itu masuk rangkaian MPLS," ujarnya.
Setelah pembukaan, kegiatan akan dilanjutkan dengan Cek Kesehatan Gratis (CKG) pada 30 hingga 31 Juli 2026. Selanjutnya peserta didik akan mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) hingga 30 Agustus 2026.
Setelah itu, sekolah masih akan melaksanakan program matrikulasi hingga akhir September sebagai tahap adaptasi siswa terhadap sistem pembelajaran dan kehidupan berasrama.
"Kami membutuhkan waktu agar anak-anak benar-benar memahami kehidupan di asrama dan pola pembelajaran yang baru. Karena itu ada tahapan pra-MPLS, MPLS, hingga matrikulasi yang berlangsung sampai akhir September," ucapnya.
Selain itu, mulai 3 hingga 7 Agustus 2026, para siswa akan mengikuti Program Bakti Taruna yang melibatkan taruna dari Akademi Militer (Akmil), Akademi Kepolisian (Akpol), dan akademi kedinasan lainnya sebagai bagian dari pembentukan karakter peserta didik.
Hingga saat ini, jumlah peserta didik yang telah terjaring mencapai 299 siswa, terdiri atas 249 siswa baru dan 50 siswa existing. Siti mengatakan, proses pendataan masih terus berlangsung, termasuk pelimpahan kuota jenjang SD, yang tidak terpenuhi, ke jenjang SMP dan SMA.
Dari sisi tenaga pendidik, ia memastikan kebutuhan guru telah terpenuhi melalui dukungan Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas dan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah X Provinsi Jawa Tengah. Saat ini sekolah tinggal menunggu penerbitan surat tugas bagi sejumlah guru tamu.
Selain mempersiapkan kegiatan belajar mengajar, Sekolah Rakyat Banyumas juga menjalin kolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Banyumas. Kerja sama tersebut difokuskan pada pendampingan pengelolaan sampah organik dan anorganik, penghijauan kawasan sekolah, serta pembangunan biopori sebagai bagian dari pembentukan budaya peduli lingkungan di kawasan sekolah.
Sementara itu, Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono memastikan seluruh fasilitas pendukung telah siap sehingga pembelajaran dapat dimulai sesuai jadwal.
"Kita harapkan tanggal 1 Agustus sudah mulai pembelajaran. Dapur sementara menggunakan sistem katering. Air sudah siap, listrik sudah siap, bahkan genset juga sudah siap," tuturnya.
Ia menambahkan, Sekolah Rakyat Banyumas telah siap membuka sembilan rombongan belajar dan didukung fasilitas yang memadai serta tenaga pendidik yang berkualifikasi. Karena itu, masyarakat yang memenuhi kriteria penerimaan diharapkan tidak ragu memanfaatkan program tersebut.
"Ini sekolah rakyat, tetapi fasilitasnya sangat baik. Guru-gurunya juga memiliki kualifikasi. Jadi bagi masyarakat yang memenuhi kriteria dan anaknya belum mendapatkan tempat sekolah, silakan memanfaatkan kesempatan ini," ucap Sadewo. (Ilham Falih Qushoyyi).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....