Hingga Juli 2026, Realisasi CKG di Banyumas Capai 39,6 Persen
- 03 Agt 2026 14:25 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas – Capaian Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Banyumas terus menunjukkan peningkatan. Hingga Juli 2026, realisasi program tersebut telah mencapai 39,6 persen, hampir menyamai capaian sepanjang tahun 2025 sebesar 40,4 persen.
Meski demikian, Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kabupaten Banyumas menilai rendahnya kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan sejak dini masih menjadi tantangan utama dalam pelaksanaan program tersebut.
Ketua Tim Kerja Penyakit Tidak Menular (PTM) dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas, Supriatin, S.Tr.KL., mengatakan capaian tersebut diharapkan terus meningkat hingga mampu melampaui target Jawa Tengah sebesar 54 persen pada akhir tahun.
"Kalau target dari Kementerian Kesehatan sebetulnya hanya 46 persen, tapi untuk Jawa Tengah targetnya itu 54 persen. Nah, kita berharap nanti sampai di akhir tahun Kabupaten Banyumas sudah bisa melampaui 54 persen," ujar Supriatin kepada RRI, Senin (3/8/2026).
Untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas menggencarkan koordinasi lintas sektor sejak awal tahun. Upaya tersebut melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD), institusi pendidikan, PKK, Dharma Wanita, hingga berbagai organisasi kemasyarakatan agar dapat membantu menjangkau sasaran Program CKG di seluruh kelompok usia, mulai dari bayi, balita, anak sekolah, remaja, dewasa, hingga lansia.
Meski demikian, pelaksanaan Program CKG masih menghadapi sejumlah kendala. Selain rendahnya kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan sebelum sakit, Dinas Kesehatan juga menghadapi keterbatasan bahan medis habis pakai (BMHP), alat skrining dari Kementerian Kesehatan, serta sistem pencatatan dan pelaporan yang masih sering mengalami gangguan. Kondisi tersebut menjadi tantangan bagi puskesmas dalam menjangkau masyarakat dan mengoptimalkan pelaksanaan CKG di lapangan.
"Masyarakat kita cenderung tidak mau datang ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis kalau mereka belum ada keluhan sakit. Jadi, perlu kerja keras dari teman-teman puskesmas untuk bisa datang jemput bola agar sasaran kita bisa sesuai dengan target yang diharapkan," tuturnya.
Melalui Program Cek Kesehatan Gratis, Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas mengajak masyarakat memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan yang tersedia di seluruh fasilitas kesehatan.
Pemeriksaan sejak dini diharapkan mampu mendeteksi faktor risiko maupun penyakit lebih awal sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat. Karena itu, masyarakat diimbau tidak menunggu hingga muncul keluhan untuk memeriksakan kesehatannya. (Artika).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....