Gen Z Pontianak Hidupkan Kuliner Patin Bakar Tradisional

  • 13 Nov 2025 07:46 WIB
  •  Pontianak

KBRN, Pontianak: Di tengah maraknya kuliner modern dan makanan cepat saji, dua anak muda asal Pontianak, Rizky dan Supriyadi, berhasil mencuri perhatian dengan usaha kuliner lokal mereka yang unik, yakni Dipatin Bakar Pontianak.

Dipandu Host Yulanda, Rizky, Owner Dipatin Pontianak mengatakan, Usaha ini lahir dari kecintaan keluarganya terhadap ikan patin, ikan khas Kalimantan Barat yang menjadi ikon di berbagai hidangan Melayu.

“Awalnya saya memang suka makan patin. Dari situ saya coba-coba racik bumbu sendiri sampai lima kali revisi, akhirnya ketemu rasa yang pas di lidah Melayu,” ujar Rizky, owner Dipatin Bakar Pontianak, saat hadir di program Bejajak’ RRI Pro 4 Pontianak, Sabtu (8/11/2025).

Sementara itu, Supriyadi, yang kini menjadi Brand Ambassador (BA), menjelaskan bahwa kehadirannya bukan sekadar membantu promosi, tapi juga menjadi bagian dari gerakan anak muda untuk mengangkat kuliner lokal.

“Kami ingin tunjukkan kalau generasi muda bisa bergerak di bidang kuliner, bukan cuma ikut tren makanan luar. Patin ini khas, dan kami bikin tampil kekinian supaya Gen Z pun suka,” tutur Supriyadi.

Dipatin sendiri kini beroperasi di Jalan Suwigyo No. 46, Pontianak, dan buka setiap hari mulai pukul 13.00 hingga 21.00 WIB. Menu utamanya antara lain patin bakar, patin goreng, serta tiga varian bagian ikan, yakni kepala, badan, dan ekor.

Yang menjadi ciri khas adalah sambal hijau Dipatin, yang disebut para pelanggan sebagai “tang nyaman di mulut”, ungkapan khas Pontianak untuk rasa yang menggugah selera.

Dari sisi strategi, Supriyadi menegaskan pentingnya konsistensi rasa dan kualitas.

“Kalau rasa berubah sedikit aja, orang bisa langsung pindah. Makanya kami jaga betul bumbu, cara masak, sampai porsinya tetap sama. Konsisten itu kuncinya,” katanya.

Meski baru berjalan sekitar empat bulan, Dipatin Bakar Pontianak sudah beberapa kali tampil di berbagai pameran seperti Pontianak Expo dan Pontianak Exhibition, bahkan menjadi salah satu sponsor terbanyak dari kalangan UMKM lokal.

Di akhir wawancara, Rizky berpesan agar pelaku usaha muda tidak mudah menyerah. “Kalau sepi, sabar. Yang penting konsisten dan mental kuat. Rezeki pasti datang kalau kita serius dan jujur dengan rasa,” ujarnya.

Dengan visi “Kuliner khas Pontianak bisa mendunia”, Rizky dan Supriyadi menjadi bukti bahwa semangat dan kreativitas anak muda mampu menjaga serta menghidupkan kembali cita rasa tradisional Kalimantan di era digital.

Baca juga: Ayam Bakar Pedas Betuah Sajikan Kuliner Membakar Lidah

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....