Healthy Food Lokal Mulai Dilirik, Kudapan Lidah Manja Hadirkan Menu Variatif

  • 20 Mei 2026 15:30 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Usaha kuliner rumahan yang dirintis dari hobi memasak ternyata mampu berkembang menjadi peluang usaha yang menjanjikan. Hal itulah yang dibagikan Melinda, owner “Kudapan Lidah Manja”, saat hadir dalam program OTW (Obrolan Tentang Wirausaha) di Studio Pro 2 RRI Pontianak dan kanal YouTube Pro 2 Pontianak pada Rabu, 13 Mei 2026 lalu.

Melinda menceritakan, usaha yang dijalankannya berawal dari kegemaran memasak dan membuat camilan di rumah sebelum menikah. Dari kebiasaan mencoba berbagai resep, ia kemudian menemukan beberapa menu yang disukai keluarga dan teman-temannya hingga akhirnya mulai dijual secara sederhana.

“Awalnya memang suka masak dan nyemil. Terus coba-coba bikin sendiri, dibagikan ke teman dan saudara, ternyata responnya bagus. Akhirnya mulai dijual,” ujarnya.

Produk pertama yang diperkenalkan Melinda adalah lumpia mini yang kini lebih dikenal sebagai risol, serta pisang Belanda atau Sanggara Balanda, kuliner khas Makassar berbahan dasar pisang raja. Menurutnya, kedua menu tersebut menjadi produk andalan sejak awal usaha dirintis di Balikpapan sekitar tahun 2010 sebelum dirinya pindah ke Pontianak.

Nama “Kudapan Lidah Manja” dipilih karena ingin menghadirkan camilan yang mampu memanjakan lidah pelanggan. Seiring perjalanan usaha, Melinda mulai mengembangkan berbagai menu baru, termasuk makanan sehat dan minuman herbal yang kini menjadi salah satu identitas produknya.

Beberapa produk healthy food yang diperkenalkan antara lain salad sayur, salad buah, minuman herbal lemon grass, bunga telang, kunyit jahe, hingga kombucha. Ia juga menghadirkan cold pressed juice berbahan buah dan sayur tanpa tambahan gula maupun air.

“Sekarang orang mulai cari pilihan minuman yang lebih sehat. Jadi selain makanan ringan, saya coba hadirkan minuman rempah dan healthy food yang tetap enak dinikmati,” katanya.

Dalam menjalankan usaha, Melinda mengaku masih mengelola sebagian besar proses produksi dan promosi secara mandiri. Media sosial seperti Instagram, TikTok, hingga WhatsApp dimanfaatkannya untuk memperkenalkan produk kepada masyarakat. Ia juga aktif memasarkan produknya melalui komunitas olahraga dan gaya hidup sehat di Pontianak.

Selain itu, beberapa produk Kudapan Lidah Manja juga telah memiliki sertifikasi halal. Menurut Melinda, sertifikasi tersebut menjadi langkah penting untuk meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap produk UMKM yang dijual.

Melinda turut membagikan pesan kepada anak muda maupun para perantau yang ingin memulai usaha. Ia menilai langkah pertama yang perlu dilakukan adalah menggali potensi diri dan berani mencoba memulai dari lingkungan terdekat.

“Kalau kita enggak mulai, kita enggak akan tahu jalannya seperti apa. Mulai saja dulu dari hal yang kita suka, nanti sambil belajar dan berkembang,” pesannya.

Saat ini, Kudapan Lidah Manja melayani pemesanan secara online melalui media sosial dan WhatsApp, dengan sistem pre-order untuk beberapa menu tertentu seperti bubur Manado, soto Banjar, dan aneka kudapan khas rumahan lainnya.

Baca juga: KPID Kalbar Edukasi Literasi Media di Pameran Akademik Ruang Artikula 1.0

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....