Ramadan Vaganza Angkat Dunia Literasi Bersama Penulis Kalbar
- 13 Mar 2026 21:13 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak – Program Ramadan Vaganza RRI Pontianak menghadirkan perbincangan seputar dunia literasi bersama para penulis lokal pada Selasa, 10 Maret 2026 atau 20 Ramadan 1947 Hijriyah. Dipandu oleh host Ibeng, Fitri, dan Budi, segmen ini menghadirkan tiga narasumber dari dunia kepenulisan, yakni Caroline Tjen, Tommy Utama Putra, dan Ai Marhayanti, M.Pd.
Dalam perbincangan yang juga live di kanal YouTube Pro 2 Pontianak tersebut, para tamu berbagi pengalaman tentang proses menulis, perjalanan menerbitkan buku, hingga motivasi mereka dalam berkarya melalui literasi. Menurut mereka, menulis menjadi medium untuk menuangkan gagasan, merefleksikan pengalaman, serta menyampaikan pemikiran kepada masyarakat.
Tommy Utama Putra menjelaskan bahwa dirinya mulai aktif menulis sejak bergabung dalam berbagai antologi cerpen pada 2009. Ia kemudian menerbitkan buku pertamanya dan melanjutkan dengan karya kedua berjudul Selebritas Kandang Ayam.
“Menulis bagi saya seperti terapi. Semakin saya menulis, semakin saya memahami diri sendiri,” ujarnya.
Sementara itu, Caroline Tjen menceritakan bahwa kebiasaan menulis diari sejak kecil menjadi awal perjalanan kepenulisannya. Ia mengaku banyak inspirasi yang diangkat dari pengalaman hidup pribadi.
“Karena terbiasa menulis diari, akhirnya cerita-cerita hidup saya mengalir saja dan menjadi buku,” kata Caroline.
| Baca juga: Scroll Sosmed, Jangan Lupa Ibadah |
Ia juga menjelaskan salah satu bukunya berjudul Filosofi Rumah Tanpa Atap, yang mengangkat tema kehidupan generasi sandwich serta perjuangan seseorang dalam menghadapi berbagai tantangan hidup.
Di sisi lain, Ai Marhayanti, mengatakan bahwa keterlibatannya dalam dunia kepenulisan juga berkaitan dengan aktivitasnya sebagai pendidik dan penggerak komunitas literasi.
“Saya memiliki komunitas Jurnalis Sastra yang sudah berjalan sekitar 15 tahun. Melalui komunitas ini kami mendorong anak-anak muda untuk mencintai dunia tulis-menulis,” ujarnya.
Selain menulis buku dan karya sastra, Ai Marhayanti juga terlibat dalam penulisan naskah film pendek yang diproduksi oleh kreator lokal di Kalimantan Barat. Keterlibatan tersebut menjadi salah satu upayanya memperluas ruang literasi ke dunia visual dan perfilman.
Ia menambahkan bahwa karya-karyanya banyak terinspirasi dari pengalaman sehari-hari serta fenomena sosial di sekitar masyarakat.
Melalui obrolan ini, para narasumber berharap semakin banyak masyarakat, khususnya generasi muda, yang berani mulai menulis dan menjadikan literasi sebagai sarana mengekspresikan ide, pengalaman, serta keresahan sosial.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....