Remaja Mujahidin Sambut Ramadhan Bermakna untuk Anak Muda

  • 30 Jan 2026 11:52 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak – Menyambut bulan suci Ramadan, Remaja Mujahidin Kalimantan Barat menunjukkan antusiasme tinggi dalam menyiapkan berbagai kegiatan yang menyasar anak muda. Hal ini disampaikan dalam program NGOBRAS edisi Kamis, 29 Januari 2026, dengan tema “Dari Masjid untuk Anak Muda Kalbar: Ramadan yang Lebih Bermakna”.

Sekretaris Umum Remaja Mujahidin, Nanda Dyesta, mengakui bahwa merekrut pemuda di tengah perkembangan zaman menjadi tantangan tersendiri. Untuk itu, Remaja Mujahidin menyesuaikan strategi pendekatan dengan kebiasaan generasi muda melalui media digital dan kegiatan langsung ke sekolah.

“Tentunya strategi kami dalam merekrut anggota baru sangat-sangat menyesuaikan zaman, kita ada buat video-video pendek untuk ajakan. Kita juga ada remaja mujahidin goes to school untuk mengajak adik-adik usia SMP dan SMA untuk bergabung dengan kami dan alhamdulillah sejauh ini ada 80 orang yang mendaftar,” ujar Nanda.

Hal senada disampaikan Kepala Bidang Kominfo Remaja Mujahidin, Samsul, yang menuturkan bahwa konten kreatif menjadi kunci dalam menarik minat remaja. “Dengan cara menyesuaikan videonya, misalnya ada video pendek yang viral, masih berkenaan dan aman di Remaja Mujahidin. Nah kita coba kolaborasikan untuk buat konten yang menarik,” ucapnya saat menjelaskan strategi komunikasi yang digunakan.

Menjelang Ramadan, Ketua Umum Remaja Mujahidin, Ridho Ramadhan, mengatakan bahwa berbagai persiapan telah dilakukan secara matang, termasuk agenda besar Festival Dakwah Ramadan (FDR). “Kalau kami Remaja Mujahidin sudah mencakup semua persiapan menjelang Ramadan, misalnya kita ada kegiatan FDR (Festival Dakwah Ramadan) jadi menyiapkan lomba, menata bagaimana nanti eventnya. Target kami 4.000 orang yang harus kami layani tiap malamnya, dan untuk tiap iftar atau buka puasa itu ada 300 jemaah yang harus kami hadapi,” kata Ridho.

Selain kegiatan Ramadan, Remaja Mujahidin juga memiliki program Self Development Center sebagai wadah pengembangan minat dan bakat remaja. Program ini menyediakan berbagai kelas gratis seperti public speaking, belajar Al-Qur’an, merajut, desain grafis, video grafis, hingga fotografi, dengan kelas public speaking menjadi yang paling diminati.

Meski persiapan Ramadan terbilang padat dan melelahkan, ketiga narasumber mengaku tetap antusias dan bahagia menjalaninya. Mereka menilai Ramadan justru menjadi momentum pertumbuhan iman, karena adanya kewajiban salat berjemaah lima waktu, memperbanyak membaca Al-Qur’an, serta aktivitas keagamaan yang lebih intens di masjid. Remaja Mujahidin juga masih membuka pendaftaran anggota baru hingga 6 Februari 2026, sebagai upaya memperluas peran masjid bagi anak muda di Kalimantan Barat.

Baca juga: Pawai Obor: Tradisi Menyambut Datangnya Ramadan

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....