Pawai Obor: Tradisi Menyambut Datangnya Ramadan

  • 30 Jan 2026 09:02 WIB
  •  Pontianak

RRI. CO. ID, Pontianak - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalimantan Barat Muhajirin Yanis menyambut baik serta mengapresiasi Garda Pemuda Muslim Kalimantan Barat secara konsisten menyelenggarakan Festival Karnaval dan Pawai Obor setiap tahun sebagai bagian dari syiar Islam menjelang Ramadhan. Hal itu ditegaskan kakanwil saat menerima audiensi Panitia Festival Karnaval dan Pawai Obor 2026, Rabu, 28 Januari 2026.

"Kegiatan ini memiliki nilai strategis dalam menanamkan budaya religius, memperkuat ukhuwah, serta mengenalkan nilai filosofis pawai obor Ramadhan kepada masyarakat luas," ujarnya.

Lebih lanjut, Muhajirin mendorong agar kedepan kolaborasi dan kerja sama dapat dikembangkan, termasuk melalui penyelenggaraan seminar budaya yang mengangkat kearifan lokal bernuansa keislaman. Ia berharap pelaksanaan tahun-tahun mendatang dapat dipersiapkan dengan lebih matang dan dikemas semakin meriah serta berdampak luas bagi masyarakat.

Ketua Panitia, Agus Setiadi, SE, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam di Kalimantan Barat yang tergabung dalam Garda Pemuda Muslim, di antaranya POM Kalbar, LDM Kalbar, serta unsur ormas Islam lainnya.

"Festival Karnaval dan Pawai Obor 2026 akan digelar selama tiga hari, yakni pada 14, 15, dan 16 Februari 2026, dengan mengusung tema “Sambut Ramadhan, Perkuat Ekonomi Umat,” jelas Setiadi.

Adapun rangkaian kegiatan yang direncanakan meliputi Lomba Hadrah, Lomba Karnaval Kreasi Obor, Lomba Kendaraan Hias, pembagian doorprize, serta hiburan shalawat yang bernuansa religius dan kebersamaan. Turut hadir dalam audiensi tersebut Ketua LDM Kalbar Ust. Fitrah Aulia Rahman, M.Pd, Ketua OC Dio Yunaldi, SH, serta Edi Setiawan. Di akhir pertemuan, Muhajirin berpesan agar panitia benar-benar memperhatikan aspek keamanan, ketertiban, dan kebersihan, mengingat kegiatan akan melibatkan masyarakat dalam jumlah besar di ruang publik.

“Semoga kegiatan ini menjadi teladan syiar Islam yang damai, berbudaya, dan memberi manfaat nyata bagi umat,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....