Kubu Raya Buka SLI dan SLCN, 88 Peserta Disiapkan Jadi Agen Informasi
- 27 Agt 2026 13:49 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Kubu Raya - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membuka Sekolah Lapang Iklim (SLI) Tematik dan Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) di Aula Kantor Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kamis, 27 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut difasilitasi melalui dukungan Anggota Komisi V DPR RI Boyman Harun bersama BMKG dan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya. Sebanyak 88 peserta yang berasal dari masyarakat petani dan nelayan mengikuti kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman terhadap informasi cuaca dan iklim.
Sekretaris Daerah Kabupaten Kubu Raya Yusran Anizam mengatakan, informasi cuaca dan iklim memiliki peran penting dalam menentukan aktivitas masyarakat, khususnya mereka yang menggantungkan penghasilan dari sektor pertanian dan perikanan.
Menurut Yusran, para peserta diharapkan tidak hanya memahami informasi yang diberikan BMKG, tetapi juga dapat menjadi penghubung untuk menyebarluaskan informasi tersebut kepada masyarakat lainnya.
"Sebanyak 88 peserta ini kami harapkan menjadi kader atau agen yang memahami prakiraan cuaca dan iklim. Informasi itu kemudian dapat diteruskan kepada masyarakat, sehingga petani maupun nelayan bisa menentukan aktivitasnya dengan lebih tepat dan aman," ujar Yusran.
Ia menilai kegiatan tersebut memberikan manfaat besar karena masyarakat dapat memperoleh pengetahuan mengenai kondisi cuaca dan iklim yang dapat mendukung aktivitas ekonomi mereka.
Yusran juga menyampaikan apresiasi kepada Komisi V DPR RI, BMKG, pemerintah desa, serta seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan SLI dan SLCN di Kubu Raya.
"Ini merupakan kegiatan yang manfaatnya sangat besar bagi masyarakat. Kami berharap program seperti ini tidak berhenti pada 88 peserta saja, tetapi dapat terus dimasifkan agar pengetahuan yang diperoleh bisa menyebar lebih luas," katanya.
Sementara itu, Tenaga Ahli Komisi V DPR RI Ari Lesmana mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan Komisi V DPR RI melalui kemitraan dengan BMKG dalam memberikan edukasi kepada masyarakat.
Ia menyebut Komisi V DPR RI siap mengawal aspek kebijakan dan penganggaran apabila program tersebut memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam mendukung ketahanan pangan.
"Kami akan menyampaikan hasil kegiatan ini kepada Bapak Boyman Harun selaku Anggota Komisi V DPR RI. Beliau siap memberikan dukungan terhadap kebijakan maupun penganggaran sepanjang program tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat," jelas Ari.
Menurutnya, peningkatan pemahaman masyarakat terhadap informasi cuaca dan iklim menjadi penting dalam mendukung program pemerintah, khususnya di sektor pertanian dan perikanan.
Pejabat BMKG Hary Tirto Djatmiko menjelaskan, pelaksanaan SLI dan SLCN bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap informasi cuaca dan iklim agar dapat mendukung aktivitas pertanian dan perikanan.
SLI diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan, sedangkan SLCN memberikan edukasi kepada nelayan agar mampu memanfaatkan informasi cuaca sebelum melakukan aktivitas melaut. Para peserta juga diharapkan menjadi penyambung informasi BMKG kepada masyarakat di lingkungannya.
"Harapannya, masyarakat dapat memahami informasi cuaca dan iklim dengan lebih baik sehingga mampu melakukan antisipasi sebelum terjadi cuaca ekstrem maupun dampak iklim yang dapat mengganggu aktivitas mereka," ujar Hary.
Ia menambahkan, SLI Tematik yang dilaksanakan di Kubu Raya menjadi tahap edukasi melalui teori dan simulasi untuk membantu masyarakat menerjemahkan informasi cuaca dan iklim agar lebih mudah diterapkan dalam aktivitas sehari-hari.
Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan ketahanan pangan, produktivitas sektor pertanian dan perikanan, serta kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan informasi cuaca dan iklim secara tepat.
(DiskominfoKKR/IKP)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....