Viral di Medsos, Jasa Bantu Pontianak Tuai Respons Positif
- 17 Apr 2026 19:44 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak - Program Ronda (Ruang Obrolan Pro 2) yang disiarkan live di Pro 2 RRI Pontianak pada Senin, 13 April 2026 menghadirkan kisah menarik dari balik layanan unik “Jasa Bantu Pontianak”. Dipandu oleh host Salma, obrolan bersama narasumber Reinald Rantung mengungkap bagaimana ide sederhana berkembang menjadi layanan yang ramai diminati masyarakat.
Reinald menjelaskan, layanan tersebut berawal dari obrolan santai bersama teman-temannya. “Awalnya tuh cuma ya kayak ginilah ngobrol-ngobrol santai, bercanda kan. Terus adalah kawan aku nyinggung buat kayak gini. Posisi aku juga lagi emang enggak ada kerjaan apa-apa. Langsung aku buat,” ujarnya.
Sejak diluncurkan pada 14 Maret 2026, respons masyarakat terbilang sangat positif. Dalam waktu kurang dari satu bulan, layanan ini berhasil menarik perhatian luas di media sosial dengan jumlah penonton mencapai jutaan. Reinald menyebut tingginya kebutuhan masyarakat menjadi salah satu faktor utama berkembangnya jasa tersebut.
Konsep yang ditawarkan pun cukup berbeda. Jasa Bantu Pontianak tidak mematok tarif tetap, melainkan mengandalkan sistem pembayaran seikhlasnya. “Yang bedain kita tuh kita nih bayarnya seikhlasnya. Jadi tergantung kinerja kita,” kata Reinald.
Dalam operasionalnya, layanan ini ditangani oleh dua orang sebagai tim inti, dibantu beberapa anggota lain saat permintaan meningkat. Berbagai permintaan pun datang setiap hari, mulai dari hal sederhana seperti membeli makanan, membersihkan rumah, hingga permintaan yang tidak biasa.
Salah satu pengalaman yang cukup unik adalah saat diminta memantau pasangan seseorang. “Yang paling aneh sih itu suruh buat ngintai pacarnya,” ucap Reinald.
Selain itu, ia juga pernah menghadapi situasi tak terduga saat membantu mengevakuasi kucing hingga dirinya sendiri kesulitan keluar dari lokasi. Meski demikian, perjalanan usaha ini tidak selalu mulus. Reinald mengakui pernah mengalami penipuan saat menjalankan pesanan, namun ia memilih untuk tetap melanjutkan usahanya dengan sikap positif.
Menariknya, layanan ini berjalan tanpa jam operasional tetap. Reinald dan tim siap membantu kapan saja, terutama dalam kondisi mendesak. “Kalau urgen banget sih, walaupun saya lelah tetap pergi,” ujarnya.
Di akhir obrolan Reinald berharap Jasa Bantu Pontianak dapat terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi anak muda. “Kalau kerja-kerja kayak itu gak usah makan gengsi,” katanya. Ia juga mengungkap rencana ke depan untuk mengembangkan usaha lain di bidang kopi sebagai langkah lanjutan dari perjalanan bisnisnya.
Baca juga: Dorong Industri Game, Mahasiswa Kenalkan Peluang Bisnis Melalui “Infest"
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....