Tantangan Ekonomi bagi Pemuda Zaman Ini
- 11 Jun 2026 08:23 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak - Salah satu ujian besar bagi pemuda di zaman ini adalah tantangan ekonomi. Banyak di antara mereka sulit mencari pekerjaan lalu kemudian menghadapi biaya hidup yang tinggi karena terhimpit oleh kebijakan yang kurang berpihak. Mengenai hal ini, islam telah memberikan panduan agar tetap sabar dan tidak pernah putus asa melalui QS. At-Taubah ayat 105.
“Sebagaimana yang dikatakan Allah dalam al-qur’an surah At-Taubah ayat 105 : Katakanlah, bekerjalah kamu maka Allah akan melihat pekerjaan mu, begitu juga rasulnya dan orang-orang mukmin,”ujar ustadzah Lia Munawarah, S.Sos.I saat “Hikmah Pagi” di Pro 4 RRI Pontianak pada Kamis, 11 Juni 2026.
Lia menjelaskan bahwa ayat ini menegaskan bahwa kerja keras adalah bagian dari ibadah. Pemuda harus menjadikan usaha ekonomi sebagai jalan untuk mencari ridho Allah, bukan sebatas mengejar dunia tetapi mencari ridho Allah SWT seperti yang disampaikan Rasulullah.
“Rasulullah saw pernah bersabda tentang usaha yaitu, tidaklah seseorang makan makanan yang lebih baik daripada hasil usaha tangannya sendiri dan sesungguhnya nabi Daud Alaihissalam makan dari hasil usaha panennya sendiri. (Hadits Riwayat Bukhari),”ujarnya.
Dari hadis tersebut mengajarkan bahwa bekerja dengan tangan sendiri, berusaha secara halal adalah kemuliaan. Artinya pemuda harus berani berwirausaha, berinovasi dan tidak hanya bergantung pada lapangan kerja yang formal.
“Sebagaimana kita ketahui bersama, bahwa di negara kita saat ini banyak pemuda menghadapi kesulitan ekonomi dengan banyaknya pengangguran. Banyaknya pemuda yang tidak mendapatkan pekerjaan karena kurangnya lahan pekerjaan itu sendiri,” ujarnya.
Pemuda harus bisa memanfaatkan kesempatan, karena momentum saat ini merupakan peluang besar untuk bangkit yaitu dengan menciptakan usaha kecil dan menengah.
“Kita memanfaatkan teknologi digital untuk membuka peluang kerja. Misalnya jualan online barang-barang yang bermanfaat, sesuatu yang halal dan thoyyibah,” ujarnya.
Dalam hal jual-beli, Lia mengingatkan agar menjaga kejujuran serta amanah dalam setiap usaha yang dilakukan. Seberat apapun tantangan ekonomi yang dihadapi sekarang ini, jadikan sebagai ladang Amal.
“Karena pemuda yang beriman dan bekerja keras akan menjadi tulang punggung bangsa,” ujarnya.
Lia berharap semoga Allah menjadikan pemuda Indonesia sebagai generasi yang kuat, mandiri dan bermanfaat bagi bangsa dan agama. Terakhir ia mengingatkan melalui hadis Nabi Muhammad saw.
“Bersabda Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam : Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya. (Hadits Riwayat Ahmad),”katanya mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....