Mewaspadai Postingan Perilaku Menyimpang di Dunia Maya

  • 08 Jun 2026 09:27 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak-Fenomena penyimpangan perilaku seksual penyuka sesama jenis di kalangan remaja sangat penting di bahas. Mengingat belakangan ini baik di dunia maya ataupun di dunia nyata sering dijumpai perilaku penyimpangan tersebut.

“Perbuatan suka sesama jenis merupakan perbuatan yang sangat dilarang dan hukumnya haram dalam Islam. Karena ini sudah melanggar fitrahnya sebagai manusia sudah melanggar syariat yang Allah tetapkan di dalam Islam,” ujar ustadz Muhammad Yusnaini, S.Sy saat “Hikmah Pagi” di RRI Pro 4 Pontianak, Senin, 8 Juni 2026.

Ia menambahkan bahwa perbuatan seperti ini sudah pernah terjadi pada zamannya Nabi Luth Alaihissalam. “Kaum Nabi Luth saat itu melakukan perbuatan yang tidak dibenarkan dalam Islam dan juga logika, yaitu menyukai sesama jenis laki-laki menyukai laki-laki, perempuan menyukai perempuan,” katanya.

Pada akhirnya apa yang mereka dapatkan dari perbuatan ini lanjutnya, Allah azab mereka, Allah musnahkan mereka. Ini sebagai bentuk balasan dari Allah atas perbuatan yang mereka lakukan ini.

Yusnaini menyampaikan bahwa banyak faktor penyebab terjadinya penyimpangan perilaku tersebut. Faktor pertama, kurangnya pendidikan islam dalam keluarga yang merupakan awal dari pendidikan seseorang dalam hidupnya.

“Ketika seseorang tidak dididik dengan nilai-nilai Islam di keluarganya, maka akan mudah terjerumus dalam perbuatan yang menyimpang, salah satunya perbuatan LGBT,” ucapnya.

Faktor kedua lanjutnya, jika orang tua tidak memperhatikan pergaulan anaknya dengan siapa bergaul, berteman, maka ini juga bisa menjadi faktor terjadinya perilaku menyimpang pada anak. “Maka sebagai orang tua kita harus memperhatikan, peduli dengan pergaulan anak kita, dengan siapa mereka berteman, ke mana mereka pergi ,dan lain sebagainya. Karena ini sangat penting sekali dalam kehidupan anak kita kedepannya,” katanya, memaparkan.

Kemudian faktor ketiga adalah mudahnya akses video-video yang tidak baik. Semakin canggihnya media sosial semakin canggihnya teknologi maka memudahkan seseorang untuk mengakses hal-hal yang tidak baik. “Penting bagi seseorang membentengi dirinya dengan ilmu dan nilai-nilai keislaman agar terhindar dari perbuatan tontonan yang tidak baik,” ujarnya

Faktor keempat adalah faktor sosial yang mana lingkungan sangat mempengaruhi tingkah laku atau karakter seseorang. “Ketika seseorang dibiarkan terjerumus dalam perilaku menyimpang, ia merasa didukung atau dibenarkan padahal tidak dibenarkan dari segi islam maupun dalam fitrohnya sebagai manusia,” katanya lagi.

Ia berpesan, sebagai warga negara yang baik, seharusnya peduli dengan orang-orang yang mulai menampakkan perilaku-perilaku menyimpang. “Penting saat ini menjaga, mengawasi anak-anak kita dari perilaku menyimpang serta membekalinya dengan ilmu agama,” ucapnya.

Ia mengajak agar menanamkan kepada mereka bahwa fitrah manusia adalah menyukai lawan jenis bukan sesama jenis dan berharap Allah membimbing ke jalan yang lurus. “Kita didik mereka agar tidak terjerumus pada perbuatan menyimpang karena merupakan dosa besar jika tidak bertobat kepada Allah. Jangan sampai Allah turunkan azabnya kepada pelaku ataupun orang yang mendukung perilaku menyimpang ini,” katanya, mengakhiri.

Baca juga: Digitalisasi Seni Tradisional untuk Generasi Masa Kini

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....