Generasi Muda Diminta Bangga Gunakan Bahasa Daerah

  • 17 Jan 2026 08:16 WIB
  •  Pontianak

RI.CO.ID, Pontianak - Penggunaan bahasa daerah di kalangan generasi muda Kalimantan Barat dinilai masih memiliki relevansi kuat, meskipun menghadapi tantangan globalisasi dan pengaruh media sosial. Hal tersebut disampaikan oleh Duta Bahasa Kalimantan Barat dalam siaran Insightment RRI Pro2 Pontianak, Rabu, 14 Januari 2026.

Duta Bahasa Kalimantan Barat 2023, Bintang Persada, menyebut bahwa anak muda di Pontianak masih menggunakan bahasa daerah dalam keseharian.

“Kalau di Kalimantan Barat sendiri, bahasa daerah itu masih cukup digaungkan dan masih dipakai oleh anak muda, terutama logat-logat daerahnya,” ujarnya .

Hal senada disampaikan Duta Bahasa Kalimantan Barat 2024, Aurel Rifa Pratiwi. Ia menilai bahasa Melayu Pontianak tetap menjadi bahasa yang dominan karena Pontianak merupakan pusat pendidikan dan pertemuan berbagai latar belakang daerah.

“Mau tidak mau, sebagai perantau, kita harus beradaptasi dengan bahasa daerah Pontianak,” katanya.

Meski demikian, Bintang mengungkapkan adanya penurunan penggunaan bahasa daerah di media sosial. “Di zaman globalisasi, anak muda lebih sering menggunakan bahasa campuran atau bahasa gaul. Sayangnya, bahasa daerah jarang dipakai di media sosial,” ujarnya.

Menurut Aurel, bahasa daerah tetap penting karena menjadi penanda identitas dan kebanggaan generasi muda. “Bahasa daerah itu identitas kita. Dari bahasa, orang tahu kita berasal dari mana,” ucapnya.

Sebagai upaya pelestarian, Balai Bahasa Kalimantan Barat secara aktif mengadakan kegiatan seperti Festival Tunas Bahasa Ibu, lomba pantun, pidato, hingga penulisan cerita berbahasa daerah. Program tersebut diharapkan mampu menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap bahasa ibu sejak dini.

Baca juga: Duta Bahasa Kalbar Bangun Generasi Cinta Bahasa

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....