ITB-Bosscha Edukasi Siswa SD Tentang Dunia Astronomi
- 28 Des 2024 09:54 WIB
- Bandung
KBRN, Bandung: Tim dosen dari Kelompok Keahlian Analisis dan Geometri, Program Studi Matematika Institut Teknologi Bandung, melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di SDN 3 Lembang dan SDN 11 Lembang, beberapa waktu lalu.
Kegiatan ini merupakan lanjutan dari proyek serupa yang dilaksanakan pada tahun sebelumnya di SDN Ciptagelar, Kabupaten Sukabumi.
Salah satu hal menarik dari program pengabdian ini adalah kolaborasi dengan Observatorium Bosscha ITB. Observatorium tertua di Indonesia ini turut berpartisipasi dengan membuka stan pengamatan matahari. Siswa-siswa diajak untuk mengamati matahari melalui teleskop dengan cara yang menyenangkan.
Partisipasi Observatorium Bosscha ITB ini tidak hanya bertujuan untuk mengenalkan dunia astronomi kepada siswa, tetapi juga untuk mengedukasi mereka mengenai pentingnya menjaga lingkungan dari polusi cahaya yang dapat mengganggu kegiatan pengamatan astronomi.
Kolaborasi dengan Observatorium Bosscha ITB juga membawa nilai tambah dalam hal memperkenalkan observatorium kepada masyarakat sekitar. Edukator Observatorium Bosscha, Luthfiandari, menjelaskan bahwa tujuan dari keterlibatan mereka adalah untuk mengenalkan Bosscha dan memberikan wawasan tentang pentingnya menjaga kualitas langit malam dari polusi cahaya, agar kegiatan pengamatan astronomi bisa berjalan dengan baik
“Motivasi utamanya adalah mengenalkan Observatorium Bosscha ke daerah sekitar. Jadi, masyarakat bisa tahu kalau di sini ada observatorium, tempat untuk pengamatan objek-objek Langit," ungkapnya. Seperti dilansir laman resmi ITB, Jumat (27/12/2024).
Beliau menambahkan bahwa tujuan dari penjelasan tersebut adalah agar masyarakat mengetahui bahwa polusi cahaya merupakan salah satu kendala utama yang dihadapi Observatorium Bosscha dalam menjalankan fungsinya.
Misalnya, mungkin orang berpikir kalau lampu sorot itu tidak masalah, sepertinya biasa-biasa saja. Tetapi ternyata kalau pengamatan astronom terdapat faktor lampu sorotnya, data itu tidak bisa digunakan sama sekali,” katanya.
Kolaborasi antara tim dosen Matematika ITB dan Observatorium Bosscha dalam kegiatan ini berhasil menciptakan lingkungan belajar yang interaktif dan inspiratif bagi siswa-siswa di Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Selain memperdalam pemahaman tentang konsep geometri, para siswa juga berkesempatan untuk mengenal lebih dekat dunia astronomi melalui pengamatan matahari secara langsung.
Ke depannya tim dosen ini berharap dapat terus menyempurnakan metode pengajaran matematika visual ini, tidak hanya dari segi konten materi, tetapi juga dari segi efektivitasnya. Dengan dukungan dari berbagai pihak, mimpi untuk memajukan pendidikan dasar dan menengah di Indonesia dapat terlaksana.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....