Sri Laelasari Motivasi Narapidana Perempuan di Kuningan

  • 27 Des 2024 08:00 WIB
  •  Cirebon

KBRN, Kuningan: Ketua PC Perempuan Indonesia Raya (PIRA) Kabupaten Kuningan, Sri Laelasari, mengunjungi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kuningan, memberikan dukungan moral kepada sembilan narapidana perempuan. Kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen PIRA Kuningan dalam memberdayakan perempuan, terutama mereka yang berada dalam situasi sulit.

Mengusung semangat "Perempuan Menyapa Perempuan Berdaya Menuju Indonesia Emas 2045," Sri memberikan motivasi kepada para narapidana agar tetap optimis menjalani masa hukuman dan menjadikannya sebagai momen introspeksi diri.

“Kami dari PIRA Kuningan beberapa hari yang lalu hadir untuk memberikan dukungan moral kepada para narapidana, mayoritas ibu rumah tangga, yang merindukan anak-anak mereka. Kami ingin memastikan mereka tetap tegar dan siap kembali ke masyarakat dengan lebih baik,” ujar Sri Laelasari, Jumat (27/12/2024).

Dalam dialog tersebut, para narapidana menyampaikan aspirasi mereka, termasuk harapan adanya pelatihan keterampilan selama berada di lapas. Menurut Sri, aspirasi ini sejalan dengan visi PIRA untuk memperkuat peran perempuan dalam keluarga dan masyarakat melalui pengembangan keterampilan.

“PIRA Kuningan akan mendorong kerja sama dengan dinas tenaga kerja dan dinas sosial untuk mewujudkan pelatihan keterampilan bagi narapidana perempuan. Ini langkah penting agar mereka memiliki bekal untuk membangun ekonomi keluarga setelah bebas,” ujarnya.

Sebagai Ketua PIRA Kuningan, Sri juga berjanji akan memperjuangkan program-program pemberdayaan perempuan, khususnya bagi narapidana, agar mereka lebih siap menghadapi kehidupan setelah keluar dari lapas.

“Kami di PIRA berkomitmen untuk mendukung pemberdayaan perempuan di segala lini. Kami percaya bahwa perempuan yang kuat dan berdaya akan memberikan dampak positif tidak hanya bagi dirinya sendiri, tetapi juga bagi keluarga dan masyarakat,” katanya.

Kunjungan ini juga bertepatan dengan program Kementerian Hukum dan HAM yang memberikan bantuan kepada narapidana tidak mampu. Sri menilai kolaborasi antara pemerintah dan organisasi seperti PIRA sangat penting untuk menciptakan perubahan yang nyata.

“Melalui pembinaan, keterampilan, dan dukungan moral, kami yakin perempuan dapat bangkit dari keterpurukan dan berkontribusi untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045,” ujarnya.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....